Friday, October 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Soal Pelita Air Gabung Garuda Indonesia, Erick Thohir: Proses Kajian Ada di Danantara

Afizahri by Afizahri
16 September 2025
in Ekbis
Pelita Air Tambah Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Kendari PP

Jakarta, Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara terkait rencana penggabungan maskapai Pelita Air ke PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Dia bilang kajian terkait rencana tersebut ada di Danantara Indonesia.

BACA JUGA

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

Erick mengaku, Kementerian BUMN hanya memberikan persertujuan.

“Kami dari Kementerian BUMN ikutin nanti policy (kebijakan) yang akan dilakukan Danantara. Kalau kami kan cuma approval (persetujuan) di ujungnya saja. Jadi proses kajian itu ada di Danantara,” ujar Erick ditemui di DPR RI, Jakarta, Senin, 15 September.

Meski begitu, Erick mengatakan Kementerian BUMN prinsipnya mendukung langkah yang akan diambil Danantara. Namun, Erick menekankan, seluruh proses analisis hingga benchmarking, sepenuhnya ada di Danantara.

“Kita prinsipnya mendukung apa yang akan dilakukan Danantara, tapi prosesnya ujungnya di kami. Tapi yang penting, proses daripada kajian, benchmarking semuanya kan bukan di kami lagi,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa pihaknya berencana melepas beberapa anak usaha untuk fokus pada bisnis minyak dan gas (migas) serta energi baru dan terbarukan.

Simon bilang salah satu yang akan dilepas adalah Pelita Air. Nantinya, maskapai tersebut akan digabungkan dengan Garuda Indonesia.

“Sebagai contoh, untuk airline, kami sedang melakukan penjajakan awal untuk penggabungan dengan Garuda Indonesia,” kata Simon dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Kamis, 11 September.

Sekadar informasi, kabar akan bergabungnya Pelita Air dengan Garuda Indonesia sudah mencuat sejak 2023 lalu.

Pada Januari 2025, Erick Thohir mengatakan rencana konsolidasi atau merger maskapai pelat merah dilakukan untuk pengembangan industri penerbangan dalam negeri.

Adapun merger ini melibatkan maskapai Pelita Air yang saat ini di bawah PT Pertamina (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Rencananya, Pelita akan digabungkan dengan Garuda Indonesia.

Erick bilang maskapai Garuda Indonesia akan melayani penerbangan kelas premium.

Sementara Pelita Air melayani penerbangan kelas ekonomi premium.

Sedangkan Citilink akan melayani penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC).

“Ya kan memang kita konsolidasi. Kenapa? Garuda itu kan memang akan jadi premium, Pelita premium ekonomi dan tentu ada low cost,” ujarnya saat ditemui di The Energy Building, Jakarta, Kamis, 9 Januari.
Menurut Erick, integrasi maskapai pelat merah ini memang harus terjadi.

Tujuannya, lanjutnya, untuk mendorong pengembangan industri penerbangan. Apalagi Indonesia saat ini mengalami kekurangan armada.

“Nah ini memang integrasi ini harus terjadi. Dan memang kan jumlah pesawat kita enggak cukup,” ucapnya.

Tags: DanantaraGaruda IndonesiaMetapos.idPelita air
Previous Post

Kemenhub Batal Perpanjangan KRL sampai Karawang, Ini Alasannya

Next Post

Kolaborasi Kreatif Hadir di IFFINA+ 2025, dari Talks+ hingga Homeliving Festival

Related Posts

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
Next Post
Kolaborasi Kreatif Hadir di IFFINA+ 2025, dari Talks+ hingga Homeliving Festival

Kolaborasi Kreatif Hadir di IFFINA+ 2025, dari Talks+ hingga Homeliving Festival

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini