Thursday, April 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
Home Ekbis

Soal Pelita Air Gabung Garuda Indonesia, Erick Thohir: Proses Kajian Ada di Danantara

Afizahri by Afizahri
16 September 2025
in Ekbis
Pelita Air Tambah Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Kendari PP

Jakarta, Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara terkait rencana penggabungan maskapai Pelita Air ke PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Dia bilang kajian terkait rencana tersebut ada di Danantara Indonesia.

BACA JUGA

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka

PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif

Erick mengaku, Kementerian BUMN hanya memberikan persertujuan.

“Kami dari Kementerian BUMN ikutin nanti policy (kebijakan) yang akan dilakukan Danantara. Kalau kami kan cuma approval (persetujuan) di ujungnya saja. Jadi proses kajian itu ada di Danantara,” ujar Erick ditemui di DPR RI, Jakarta, Senin, 15 September.

Meski begitu, Erick mengatakan Kementerian BUMN prinsipnya mendukung langkah yang akan diambil Danantara. Namun, Erick menekankan, seluruh proses analisis hingga benchmarking, sepenuhnya ada di Danantara.

“Kita prinsipnya mendukung apa yang akan dilakukan Danantara, tapi prosesnya ujungnya di kami. Tapi yang penting, proses daripada kajian, benchmarking semuanya kan bukan di kami lagi,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan bahwa pihaknya berencana melepas beberapa anak usaha untuk fokus pada bisnis minyak dan gas (migas) serta energi baru dan terbarukan.

Simon bilang salah satu yang akan dilepas adalah Pelita Air. Nantinya, maskapai tersebut akan digabungkan dengan Garuda Indonesia.

“Sebagai contoh, untuk airline, kami sedang melakukan penjajakan awal untuk penggabungan dengan Garuda Indonesia,” kata Simon dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Kamis, 11 September.

Sekadar informasi, kabar akan bergabungnya Pelita Air dengan Garuda Indonesia sudah mencuat sejak 2023 lalu.

Pada Januari 2025, Erick Thohir mengatakan rencana konsolidasi atau merger maskapai pelat merah dilakukan untuk pengembangan industri penerbangan dalam negeri.

Adapun merger ini melibatkan maskapai Pelita Air yang saat ini di bawah PT Pertamina (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Rencananya, Pelita akan digabungkan dengan Garuda Indonesia.

Erick bilang maskapai Garuda Indonesia akan melayani penerbangan kelas premium.

Sementara Pelita Air melayani penerbangan kelas ekonomi premium.

Sedangkan Citilink akan melayani penerbangan berbiaya murah atau low cost carrier (LCC).

“Ya kan memang kita konsolidasi. Kenapa? Garuda itu kan memang akan jadi premium, Pelita premium ekonomi dan tentu ada low cost,” ujarnya saat ditemui di The Energy Building, Jakarta, Kamis, 9 Januari.
Menurut Erick, integrasi maskapai pelat merah ini memang harus terjadi.

Tujuannya, lanjutnya, untuk mendorong pengembangan industri penerbangan. Apalagi Indonesia saat ini mengalami kekurangan armada.

“Nah ini memang integrasi ini harus terjadi. Dan memang kan jumlah pesawat kita enggak cukup,” ucapnya.

Tags: DanantaraGaruda IndonesiaMetapos.idPelita air
Previous Post

Kemenhub Batal Perpanjangan KRL sampai Karawang, Ini Alasannya

Next Post

Kolaborasi Kreatif Hadir di IFFINA+ 2025, dari Talks+ hingga Homeliving Festival

Related Posts

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka
Ekbis

Volatilitas Global Meningkat, JFX Dorong Transparansi Perdagangan Berjangka

15 April 2026
PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif
Ekbis

PEFINDO Proyeksikan Pasar Obligasi Korporasi Tetap Positif

15 April 2026
Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik
Ekbis

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

14 April 2026
Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara
Ekbis

Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara

13 April 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Ekbis

MBG Bukan Sekadar Bantuan, KADIN Nilai Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

11 April 2026
Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi
Ekbis

Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi

10 April 2026
Next Post
Kolaborasi Kreatif Hadir di IFFINA+ 2025, dari Talks+ hingga Homeliving Festival

Kolaborasi Kreatif Hadir di IFFINA+ 2025, dari Talks+ hingga Homeliving Festival

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini