Monday, September 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Konektivitas Logistik Mendesak, JTCC Diharapkan Jadi Koridor Efisien dengan Tarif Lebih Bersahabat

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 September 2025
in Ekbis
Konektivitas Logistik Mendesak, JTCC Diharapkan Jadi Koridor Efisien dengan Tarif Lebih Bersahabat

Metapos.id, Jakarta – Dorongan untuk memperkuat integrasi koridor logistik semakin menguat seiring kebutuhan akses distribusi barang yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau. Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) kini menjadi perhatian karena fungsinya sebagai jalur strategis yang langsung menghubungkan kawasan industri di timur Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Kehadiran JTCC diharapkan mampu memperlancar arus logistik sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalur lain.

 

BACA JUGA

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

Namun, urgensi tersebut makin terasa dengan masih tingginya kemacetan di ruas tol utama Jakarta, terutama di jalur TB Simatupang–Tanjung Priok dan jalan arteri sekitarnya. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan bahwa pertumbuhan kendaraan bermotor terus menambah kepadatan lalu lintas. “Setiap hari ada sekitar 2.500–3.000 unit kendaraan baru di Jakarta. Belum lagi perbedaan tarif cukup besar antara JORR 1 dan JORR 2, membuat banyak pengendara enggan memilih JORR 2 yang lebih mahal. Akibatnya, arus kendaraan menumpuk di JORR 1 dan jalur pendukungnya,” jelas Syafrin.

 

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Mahendra Rianto, menilai JTCC sebetulnya berpotensi memangkas waktu tempuh ke Pelabuhan Tanjung Priok karena diperuntukkan bagi kendaraan logistik. Namun, tingginya tarif dinilai menjadi penghalang. “Banyak perusahaan logistik lebih memilih jalur yang lebih padat tapi murah, ketimbang JTCC. Inilah yang membuat efektivitas tol ini belum maksimal,” kata Mahendra. Ia menambahkan, jika JTCC dapat dioptimalkan, biaya logistik bisa ditekan karena berkurangnya kemacetan yang selama ini menambah beban bahan bakar dan ongkos distribusi.

 

Senada, Kompol Sandy Titah Nugraha, S.I.K., Kepala Induk Turangga 05 Korlantas Polri Induk PJR Cikampek, menilai integrasi JTCC dengan jaringan tol lainnya seperti Japek penting untuk pemerataan arus logistik. “Integrasi ini bisa mengurai kepadatan di titik rawan macet seperti Simpang Susun Cikunir. Dampaknya akan terasa, bukan hanya bagi pelaku logistik, tapi juga pengguna jalan umum,” ujarnya. Meski demikian, ia juga menyoroti masih adanya hambatan di aspek tarif bagi kendaraan berat.

 

Kebutuhan integrasi koridor logistik ini juga disambut pemerintah. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan pihaknya tengah meninjau tarif JTCC yang dinilai memberatkan. “Jika tol sepi tapi jalur arteri tetap macet, kemungkinan besar masalahnya ada di tarif. Infrastruktur baru tidak akan optimal bila tidak mampu menarik arus logistik berpindah. Karena itu, diperlukan penyesuaian agar distribusi barang lebih efisien baik dari sisi waktu maupun biaya,” ujarnya.

Tags: Jalan tolJTCCMetapos.id
Previous Post

Sambut Harpelnas, BTN Dengar Aspirasi Dari Nasabah

Next Post

Dorong Peningkatan Produktivitas & Swasembada Pangan,Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa Di Dieng Raya

Related Posts

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Ekbis

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

9 September 2026
Next Post
Dorong Peningkatan Produktivitas & Swasembada Pangan,Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa Di Dieng Raya

Dorong Peningkatan Produktivitas & Swasembada Pangan,Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa Di Dieng Raya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini