Thursday, April 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

RI Bebaskan Produk AS dari TKDN, Mendag: Pemerintah Fokus Penguatan Industri Nasional

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
23 July 2025
in Ekbis
RI Bebaskan Produk AS dari TKDN, Mendag: Pemerintah Fokus Penguatan Industri Nasional

Jakarta, Metapos.id – Pemerintah Indonesia akan memberikan pembebasan terhadap perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat (AS) dan produk-produk yang mereka hasilkan dari syarat pemenuhan konten lokal atau kewajiban pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Sebagai informasi, TKDN merupakan salah satu bentuk hambatan non-tarif yang selama ini diterapkan Indonesia untuk melindungi industri dalam negeri. Kebijakan ini juga bertujuan untuk menarik investasi di sektor manufaktur dan mendorong pertumbuhan industri lokal.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menekankan pentingnya penguatan daya saing produk dalam negeri dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, ketika kegiatan ekonomi dalam negeri berjalan, masyarakat akan semakin mencintai dan menggunakan produk dalam negeri, yang pada akhirnya mengurangi ketergantungan pada produk asing.

“Yang kita lakukan yang pertama tadi meningkatkan daya saing daya saing produk dalam negeri. Yang kedua menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat seperti ini. Karena kalau ini bergerak masyarakat sebenarnya sudah mencintai produk dalam negeri, menggunakan produk negeri, otomatis ya tidak menggunakan produk asing,” ujarnya kepada awak media, Rabu, 23 Juli.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, pemerintah juga berfokus pada peningkatan ekspor dan penarikan investasi, salah satunya dari Tiongkok yang tertarik untuk memproduksi barang-barang di Indonesia.

“Sekarang ternyata sudah banyak itu yang mau investasi bahkan dari China pun mau investasi ke Indonesia untuk bisa melakukan atau memproduksi produk ekspor kita. Karena dia bilang kita mempunyai akses pasar Ke Uni Eropa ya yang bagus sehingga potensi mereka untuk ekspor,” tuturnya.

Budi menyampaikan dalam menghadapi tarif dan memperkuat perdagangan internasional, langkah pertama yang dilakukan yaitu melalui proses negosiasi dan mencari pasar baru.

Dia menambahkan, pasar baru ini bisa dicapai melalui kesepakatan dagang dengan sejumlah negara dan kawasan, termasuk melalui kerja sama seperti IEU-CEPA (Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement).

“Artinya negara lain juga banyak melakukan yang sama pastikan. Ketika dia kecegat ke Amerika kan dia pengen nyari pasar baru. Salah satunya pasarnya ya pasti Indonesia Karena kita kan marketnya besar,” tuturnya.

Tags: MendagMetapos.idProduk AS
Previous Post

Lima Bulan ke Depan, Danantara Bakal Kebut 22 Program Kerja

Next Post

Rosan: Danantara Bakal Kerja Sama dengan SWF Arab Saudi

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Usai Dilantik jadi Menteri Investasi, Rosan Roeslani Punya Beberapa PR yang Harus Diselesaikan

Rosan: Danantara Bakal Kerja Sama dengan SWF Arab Saudi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini