Sunday, August 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kemenperin Wanti-wanti Ada Lonjakan Impor Baja hingga TPT imbas Perang Tarif AS-Cina

Afizahri by Afizahri
3 July 2025
in Ekbis
Kementerian Perindustrian Dongkrak Potensi Industri di Papua

Jakarta, Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mewanti-wanti potensi lonjakan produk impor di industri baja dan aluminium, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dan alas kaki, industri agro serta industri aneka akibat perang tarif dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina.

Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, potensi lonjakan produk tersebut akibat adanya trade diversion atau dumping dari Cina.

BACA JUGA

Dukung UMKM Naik Kelas, BNIdirect Perkuat Pengelolaan Keuangan Bisnis

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

“Dampak ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok (Cina) akan berpotensi mendorong trade diversion sebagai respons atas hambatan dagang yang terus meningkat,” ujar Faisol dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Juli.

Faisol menyampaikan, sektor TPT dan alas kaki telah memberikan kontribusi signifikan terhadap ekspor manufaktur nasional, yang mana pada 2024 menunjukkan AS merupakan pasar utama dari kedua sektor tersebut.

Pangsa pasar TPT Indonesia ke AS mencapai 40,6 persen dan alas kaki 34,2 persen. Hal itu menunjukkan hampir setengah dari ekspor tekstil dan 1/3 dari ekspor alas kaki nasional bergantung pada permintaan Negeri Paman Sam.

Melihat masih tingginya tensi ketegangan antara AS dan Cina serta adanya penurunan pangsa pasar Tiongkok di AS, situasi ini memunculkan tantangan berupa meningkatnya potensi dumping produk Cina ke pasar domestik.

“Ini menunjukkan adanya peningkatan nilai impor TPT dari Cina ke Indonesia yang mencapai 8,84 persen, sedangkan impor produk alas kaki melonjak hingga 30,89 persen pada Januari-April 2025,” kata Faisol.

Pada sektor industri agro, terdapat indikasi adanya trade diversion produk Cina dari AS. Pihaknya mencatat, hingga April 2025 ekspor produk agro Cina ke AS turun sebesar 1,17 miliar dolar AS atau sekitar 7 persen.

Pada saat yang sama, Indonesia justru mencatat lonjakan impor produk agro dari Cina sebesar 477.000 dolar AS atau meningkat sekitar 30 persen.

“Sekurang-kurangnya terdapat tujuh pos HS yang menunjukkan kenaikan impor signifikan, mulai dari HS 23 yaitu limbah industri makanan dan pakan ternak naik sekitar 11 persen, HS 03 ikan dan krustasea dan HS 18 kakao dan olahan melonjak impornya lebih dari 100 persen. Lonjakan tertinggi terjadi pada produk perikanan yaitu sekitar 105,4 persen,” jelas dia.

Menurut Faisol, kondisi tersebut menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan bangsa Indonesia untuk mencermati dampak dari trade diversion terhadap struktur impor nasional sekaligus peluang untuk memetakan potensi dan tantangan industri agro di dalam negeri.

Tags: Impor bajaKemenperinMetapos.id
Previous Post

Aisyiyah Turut Meriahkan HUT Bhayangkara, Bukti Gotong-Royong Polri dan Masyarakat

Next Post

Soal Kajian Kenaikan Tarif Ojol, Kemenhub: Sudah Tiga Tahun Tak Naik

Related Posts

BNIdirect
Ekbis

Dukung UMKM Naik Kelas, BNIdirect Perkuat Pengelolaan Keuangan Bisnis

14 August 2026
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
Ekbis

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

14 August 2026
Sambut Kemerdekaan, Tokopedia-TikTok Shop Dorong UMKM Naik Kelas Lewat #BeliLokal
Ekbis

Sambut Kemerdekaan, Tokopedia-TikTok Shop Dorong UMKM Naik Kelas Lewat #BeliLokal

13 August 2026
motor listrik AISMOLI
Ekbis

Penataan Subsidi Pertalite Bergulir, AISMOLI Dorong Motor Listrik Jadi Pilihan Mobilitas

12 August 2026
RUPSLB BEI 2026 Setujui Alex Widi Kristiono Jadi Komisaris
Ekbis

RUPSLB BEI 2026 Setujui Alex Widi Kristiono Jadi Komisaris

12 August 2026
Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Tertinggi SDGs Innovation Accelerator 2026 Lewat GladiAgro
Ekbis

Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Tertinggi SDGs Innovation Accelerator 2026 Lewat GladiAgro

12 August 2026
Next Post
MTI: Rencana Subsidi EV Untuk OJOL Kurang Tepat

Soal Kajian Kenaikan Tarif Ojol, Kemenhub: Sudah Tiga Tahun Tak Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini