• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, February 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

AQUA Kembali Raih PROPER HIJAU dan EMAS atas Komitmen Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
11 March 2025
in Ekbis
AQUA Kembali Raih PROPER HIJAU dan EMAS atas Komitmen Pengelolaan Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Metapos.id – AQUA kembali meraih penghargaan berupa satu peringkat Emas dan sembilan peringkat Hijau dalam penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan

dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan ini diberikan kepada AQUA atas upayanya yang dinilai
konsisten dalam pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dalam acara penganugerahan PROPER pada akhir Februari lalu di Jakarta.
Hanif Faisol menyatakan bahwa PROPER bertujuan untuk mendorong kinerja serta inovasi perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Ia menekankan bahwa PROPER telah berperan dalam meningkatkan kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan serta mendorong penerapan praktik bisnis berkelanjutan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan serta menjadi contoh bagi industri yang lain,” kata Hanif Faisol.

PROPER merupakan program pemeringkatan yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai
mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Peringkat Emas, yang merupakan penghargaan tertinggi, diberikan kepada perusahaan yang secara konsisten menjalankan bisnis dengan prinsip keberlanjutan. Sementara, peringkat Hijau diberikan kepada perusahaan yang melampaui
kepatuhan terhadap peraturan lingkungan.

Artinya, perusahaan tidak hanya mematuhi standar dasar tetapi juga berinovasi, melakukan efisiensi dan konservasi energi, serta berkontribusi positif terhadap lingkungan.Tahun 2024, sebanyak 4.495 perusahaan berpartisipasi pada penghargaan PROPER.

AQUA menjadi satu-satunya perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang meraih peringkat Emas pada penghargaan PROPER selama tujuh tahun berturut-turut, serta berhasil meraih 9 peringkat Hijau.


Karyanto Wibowo, Senior Director Public Affairs and Sustainability Danone Indonesia menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen keberlanjutan yang
tercermin dalam Danone Impact Journey (DIJ). “Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada AQUA. Kami percaya bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab besar terhadap alam

dan komunitas. Kami berkomitmen untuk dapat mengembalikan lebih banyak air ke alam dan masyarakat daripada yang kami gunakan. Inisiatif yang kami lakukan ini melibatkan pengelolaan sumber daya air secara terpadu dari hulu ke hilir, dan membantu memperkuat tata kelola air lokal.

Inisiatif ini juga mendukung pemberdayaan komunitas lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terang Karyanto.Pada kesempatan yang sama, Karyanto Wibowo juga dianugerahi penghargaan Green Leadership Madya Awards 2024, yang diberikan kepada pemimpin perusahaan yang memiliki kepemimpinan kuat dalam mendorong kebijakan dan implementasi inovasi lingkungan yang berkelanjutan.

Kontribusi Pengelolaan DAS Terintegrasi dalam Membangun Ketahanan Pangan
Karyanto menjelaskan inisiatif AQUA pada pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) terintegrasi dari hulu ke hilir telah berhasil mendapatkan peringkat PROPER Emas. Inisiatif ini memiliki tiga pilar
utama: melindungi Daerah Aliran Sungai (DAS), meningkatkan efisiensi dan sirkularitas air dalam operasional, serta memperluas akses air bersih dan sanitasi bagi masyarakat.

“Indonesia sebagai negara agraris, menghadapi tantangan dalam menjaga ketahanan pangan nasional karena menurunnya produktivitas dan hasil panen. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya luas lahan pertanian akibat konversi untuk perumahan, industri, dan infrastruktur, serta bergesernya waktu tanam akibat fenomena cuaca ekstrem.

Selain itu, tata kelola irigasi yang belum
optimal dan pengelolaan sumber daya air yang tidak seimbang turut memperburuk masalah ini.Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi multipihak, termasuk oleh perusahaan,” kata
Karyanto.

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: AquaMetapos.idProper hijau dan emas
Aulia Fitrie

Aulia Fitrie

Related Posts

Bareskrim Naikkan Penyidikan 7 Kasus Pembalakan Liar di Aceh

Bareskrim Naikkan Penyidikan 7 Kasus Pembalakan Liar di Aceh

by Taufik Hidayat
3 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bareskrim Polri meningkatkan penanganan kasus dugaan pembalakan liar di Aceh ke tahap penyidikan. Langkah ini diambil setelah...

Mentan Tegaskan Ketersediaan Pangan Nasional Terjaga sampai Idul Fitri 2026

Mentan Tegaskan Ketersediaan Pangan Nasional Terjaga sampai Idul Fitri 2026

by Taufik Hidayat
3 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga...

Tes MotoGP Sepang 2026: Marc Marquez Jadi yang Tercepat

Tes MotoGP Sepang 2026: Marc Marquez Jadi yang Tercepat

by Taufik Hidayat
3 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Marc Marquez mengirim sinyal positif menjelang bergulirnya MotoGP 2026. Rider Ducati tersebut tampil sebagai yang tercepat pada...

BNN: Gas N2O dalam Whip Pink Belum Diklasifikasikan sebagai Narkotika

BNN: Gas N2O dalam Whip Pink Belum Diklasifikasikan sebagai Narkotika

by Taufik Hidayat
3 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto menyatakan bahwa gas dinitrogen oksida (N2O) yang...

Next Post
ICHITAN Bagikan Ribuan Signature Choco Gratis di Gen On Track Live 2025

ICHITAN Bagikan Ribuan Signature Choco Gratis di Gen On Track Live 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Kajian Super Holding BUMN Terus Belanjut

Kajian Super Holding BUMN Terus Belanjut

23 October 2024
Barito Renewables Tambah Portofolio EBT, Dukung Indonesia Menuju Net-zero

Barito Renewables Tambah Portofolio EBT, Dukung Indonesia Menuju Net-zero

8 January 2024

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini