Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

PPN 12 Persen Masih jadi Beban Perusahaan Pertambangan

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
22 January 2025
in Ekbis
Kebijakan PPN 12 Persen Dinilai akan Buat Pertumbuhan Ekonomi RI Terkontraksi

Jakarta, Metapos.id – Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Meidy Katrin Lengkey mengungkapkan dampak pengenaan tarif PPN 12 persen yang sebelumnya hanya dikenakan kepada barang mewah.

Meidy mengatakan, pemberlakuan pajak 12 persen memiliki dampak yang besar bagi pelaku industri pertambangan secara keseluruhan, tak hanya penambang nikel.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

“Pasti akan ada. Sangat berdampak terhadap perusahaan pertambangan,” ujarnya dalam Mining Zone yang dikutip Selasa, 21 Januari.

Ia merinci, kenaikan PPN ini akan meningkatkan biaya produksi perusahaan tambang, termasuk cost untuk karyawan, dan peralatan tambang.

“Kan alat berat termasuk barang mewah. Jadi harga alat berat sudah lumayan signifikan,” imbuh Meidy.

Selain itu juga, lanjut dia, kenaikan ini berdampak pada harga bahan bakar yang sudah naik, di sisi lain perusahaan tambang juga dipaksa untuk menggunakan green energy atau renewable energy termasuk penggunaan kendaraan listrik.

“Kita dipaksa untuk green energi atau renewable energi, kalau dipaksa pakai EV, belum ada infrastruktur yang mendukung juga,” terang Meidy.

Lebih lanjut Meidy menambahkan ada tambahan beban bagi pelaku usaha setelah pemerintah memberlakukan mandatory biodiesel 40 persen di awal tahun 2025.

“Setelah kita hitung cost produksi ada kenaikan. peningkatan hampir 30 persen,” tandas Meidy.

Tags: Beban perusahaanMetapos.idPpn
Previous Post

Presiden Prabowo Setujui Anggaran Rp48,8 Triliun untuk Pembangunan IKN Lima Tahun ke Depan

Next Post

BTN Temukan 4.000 Pengembang Nakal yang Tidak Terbitkan Sertifikat Rumah

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Laba BTN Syariah Melesat di Atas 70 Persen

BTN Temukan 4.000 Pengembang Nakal yang Tidak Terbitkan Sertifikat Rumah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini