Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemanfaatan Sagu Nasional Masih Rendah, Kemenperin Dorong Hilirisasi melalui Cara Ini

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 October 2024
in Ekbis
Kemenperin Apresiasi Panasonic Ekspor AC Perdana ke Vietnam

Jakarta , Metapos.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, pemanfaatan sagu di Indonesia saat ini masih rendah.

Diketahui, kurang dari 4 persen luas areal sagu nasional atau sekitar 212.468 hektare (ha).

BACA JUGA

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

Rendahnya pemanfaatan sagu dikarenakan terkendala oleh minimnya infrastruktur, fasilitas penunjang, keterampilan dan kapasitas SDM.

Tidak hanya itu, popularitas komoditas sagu yang masih rendah juga menjadi penghambat pengembangan yang pada akhirnya membatasi pencapaian potensi komoditas ini.

Agus menambahkan, Indonesia memiliki potensi lahan sagu mencapai 5,5 juta hektare atau 85 persen dari total potensi luas lahan sagu di seluruh dunia.

Adapun sebaran lahan sagu terluas berada di Papua. Sementara produsen sagu terbesar nasional saat ini berasal dari Riau.

“Meskipun memiliki potensi lahan yang luas dan pemanfaatan yang beragam, saat ini pemanfaatan sagu masih rendah,” ujar Menperin Agus dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 3 Oktober.

Dari kondisi tersebut, kata Agus, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus meningkatkan hilirisasi komoditas sagu melalui beberapa langkah.

Pertama, mengembangkan diversifikasi produk dan fasilitasi kerja sama antara industri pengolahan sagu dengan industri pengguna.

Kedua, mendorong program sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan program restrukturisasi mesin atau peralatan bagi industri pengolahan sagu.

Upaya hilirisasi melalui diversifikasi sagu saat ini juga telah diakselerasi dengan adanya aturan diversifikasi pangan lokal dan pengembangan usaha berbasis bahan baku lokal (termasuk sagu).

Selain itu, lanjut Agus, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.

“Diharapkan dengan peraturan ini, program pemerintah semakin fokus dan sinergi untuk mendorong percepatan pengembangan industri dan pemanfaatan pangan berbasis bahan baku lokal,” katanya.

Diketahui, potensi sagu tak hanya terbatas pada sektor pangan saja.

Pasalnya, apabila dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut, masih banyak potensi sagu yang dapat dieksplorasi, seperti pemanis, bioetanol dan biofuel.

Tags: Agus GumiwangKemenperinMetapos.idSagu nasional
Previous Post

Industri Batik Sumbang Rp126,8 Miliar untuk Ekspor TPT hingga Triwulan II 2024

Next Post

Pertamina Catat 5,5 Juta Kendaraan yang Sudah Mendaftar QR Pertalite

Related Posts

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
Next Post
Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri

Pertamina Catat 5,5 Juta Kendaraan yang Sudah Mendaftar QR Pertalite

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini