Sunday, August 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ekonom Optimistis Tekanan Inflasi Tetap Rendah di Sisa Tahun 2024

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 October 2024
in Ekbis
Pemulihan Ekonomi Nasional Dinilai On The Track, Ekonom: Waspadai Inflasi Global,

Jakarta, Metapos.id – Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan inflasi akan tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia sebesar 1,5 persen hingga 3,5 persen untuk tahun ini.

Tingkat inflasi IHK tahunan diproyeksikan melandai menjadi 1,92 persen secara secara tahunan atau year on year (yoy) di bulan September 2024 dibandingkan bulan Agustus sebesar 2,12 persen (yoy).

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Sementara itu, inflasi IHK inti tahunan diperkirakan sedikit meningkat dari 2,02 persen (yoy) menjadi 2,04 persen (yoy), terutama disebabkan oleh efek dasar yang rendah.

“Inflasi tahunan dari kelompok harga yang diatur pemerintah diperkirakan relatif stabil pada level 1,69 persen (yoy). Sebaliknya, inflasi harga bergejolak tahunan diperkirakan menurun secara signifikan dari 3,04 persen (yoy) menjadi 0,79 persen (yoy), seiring dengan penurunan harga bahan makanan,” jelasnya dalam keteranganya, Senin, 30 September.

Josua menyampaikan sepanjang sisa tahun 2024, tekanan inflasi kemungkinan akan tetap rendah, karena pemerintah cenderung menunda penerapan cukai plastik dan minuman kemasan berpemanis untuk mendukung daya beli dan pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, Josua menyampaikan risiko imported inflation juga cenderung rendah sejalan dengan tren penguatan nilai tukar Rupiah. Penguatan nilai tukar Rupiah juga didukung oleh potensi penurunan suku bunga The Fed, yang dapat meningkatkan sentimen risk-on dan menarik arus modal masuk.

“Tekanan inflasi dari harga energi global, yang sebagian besar disebabkan oleh ketidakpastian geopolitik Timur Tengah, dapat diimbangi oleh risiko penurunan permintaan global,” ujarnya.

Meski demikian, Josua menyampaikan risiko kenaikan dapat muncul menjelang akhir tahun, namun lebih didorong oleh peningkatan permintaan musiman selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kami memproyeksikan tingkat inflasi pada tahun 2024 sekitar 2,33 persen lebih rendah jika dibandingkan pada tahun 2023 sebesar 2,81 persen,” tuturnya.

Josua menyampaikan proyeksi inflasi yang lebih rendah ini dapat memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk menurunkan BI-rate sebagai respons terhadap potensi penurunan suku bunga The Fed.

Tags: EkonomInflasiMetapos.id
Previous Post

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan di 4,25 Persen

Next Post

Rosan: Realisasi Investasi Bisa Mencapai Rp6.350 Triliun hingga September 2024

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post
Usai Dilantik jadi Menteri Investasi, Rosan Roeslani Punya Beberapa PR yang Harus Diselesaikan

Rosan: Realisasi Investasi Bisa Mencapai Rp6.350 Triliun hingga September 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini