Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

KIT Batang Sudah Ditempati 18 Perusahaan, Serap 19.000 Tenaga Kerja

Rizki Meirino by Rizki Meirino
27 July 2024
in Ekbis
KIT Batang Sudah Ditempati 18 Perusahaan, Serap 19.000 Tenaga Kerja

xr:d:DAFpZyJ_J68:78,j:8030330161615060286,t:23121204

Jakarta , Metapos.id – Menteri Investasi atau Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melaporkan setidaknya sudah ada 18 perusahaan yang menempati Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, yang berlokasi di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo, Bahlil bilang 18 perusahaan ini telah mempekerjakan setidaknya 19.000 tenaga kerja.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Kami laporkan ke Presiden bahwa KITB batang sekarang yang sudah masuk 18 perusahaan dan sudah masuk sekitar 19.000 dengan total investasi Rp14 triliun lebih,” ujar Bahlil dalam sambutannya pada presmian KITB, Jumat 26 Juli.

Lebih lanjut, Bahlil memperkirakan hingga 10 tahun ke depan, kawasan industri ini akan menyerap 250.000 tenaga kerja baru.

Pada kesempatan yang sama Bahlil menyebut pada September mendatang akan ada perusahaan LG Group asal Korea Selatan yang akan mendirikan pabrik katoda yang merupakan eksostem baterai kendaraan listrik.

“Akan dilakukan pembangunan katoda dari ekosistem baterai mobil dari LG Grup yang akan dibangun bulan September karena sudah selesai FS (feasibility study) di Agustus,” kata dia.

Dengan hadirnya pabrik katoda ini, Bahlil menyebut ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia akan semakin lengkap karena smelter penghasil prekursor sudah terlebih dahulu berdiri di Maluku Utara, pabrik Katoda ada di Kabupaten Batang dan baterai cell-nya sudah berdiri di Karawang, Provinsi Jawa Barat.

“InsyaAllah akan tetap berjalan dengan baik. Satu saja kami laporkan ke Presiden hanya kurang 1 aja pak, pelabuhan kita. Jadi pelabuhan itu Pelindo sudah tender tapi pemecah ombaknya sama alurnya saja,” pungkas Bahlil.

Tags: Kit batangMenteri investasiMetapos.idTenaga kerja
Previous Post

Presiden Jokowi Sebut Kawasan Industri Batang Bisa Serap 250.000 Tenaga Kerja

Next Post

Chandra Asri Group Raih Pinjaman Sindikasi Berkelanjutan Sebesar USD800 Juta yang Mengalami Kelebihan Permintaan(Oversubcribed)

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Chandra Asri Group Raih Pinjaman Sindikasi Berkelanjutan Sebesar USD800 Juta yang Mengalami Kelebihan Permintaan(Oversubcribed)

Chandra Asri Group Raih Pinjaman Sindikasi Berkelanjutan Sebesar USD800 Juta yang Mengalami Kelebihan Permintaan(Oversubcribed)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini