Monday, May 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil hingga April 2024

Afizahri by Afizahri
14 May 2024
in Ekbis
OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

Jakarta ,Metapos.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ungkapkan perekonomian global masih akan dipenuhi ketidakpastian akibat oleh ketegangan geopolitik.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan stabilitas sektor jasa keuangan hingga 30 April 2024, tetap terjaga.

BACA JUGA

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

Hal ini turut berkontribusi dalam mempertahankan kinerja perekonomian nasional di tengah masih tingginya ketidakpastian global.

“Stabilitas jasa keuangan nasional masih terjaga dengan kinerja intermediasi yang kontributif dan didukung oleh likuiditas yang memadai serta permodalan yang kuat di tengah ketidakpastian global,” ujarnya dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDK Bulanan April 2024, Senin, 13 Mei.

Mahendra menyampaikan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat melambat sebesar 1,6 persen pada kuartal I 2024. Angka ini turun jika dibandingkan pada kuartal IV 2023 sebesar 3,4 persen. Hal ini disebabkan oleh peningkatan impor secara signifikan.

Kendati demikian, Mahendra menilai kinerja ekonomi AS masih menunjukkan tanda-tanda penguatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekspektasi semula.

“Hal ini mendorong kembalinya ekspektasi suku bunga higher for longer menjadi menurun. Artinya perkiraan terjadinya pemotongan tingkat Fed Fund Rate dalam waktu dekat berkurang,” ungkapnya.

Sementara berbeda dengan The Fed, Mahendra mengatakan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England (BoE) dihadapkan pada dilema antara pertumbuhan ekonomi rendah dan inflasi yang masih tinggi di kawasan Eropa.

Namun, konsensus dan ekspektasi pasar berharap ECB maupun BoE akan menurunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Mahendra mengatakan, perekonomian domestik, inflasi mengalami peningkatan yang mengindikasikan pemulihan permintaan dalam periode pemilu dan bulan Ramadan.

Kinerja manufaktur juga mengalami peningkatan kinerja didorong oleh naiknya volume pesanan.

Adapun pertumbuhan ekonomi dalam negeri pada kuartal I 2024 sebesar 5,11 persen atau lebih tinggi dibandingkan pada kuartal IV 2023 yang sebesar 5,04 persen.

Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi nonprofit yang melayani rumah tangga dengan kenaikan 24,3 persen dan konsumsi pemerintah sebesar 19,9 persen (YoY).

“Ke depan perlu dicermati normalisasi pertumbuhan ekonomi seiring berakhirnya Pemilu dan Ramadan, serta normalisasi harga komoditas yang menekan kinerja ekspor,” tuturnya.

Tags: KinerjaMetapos.idOJK
Previous Post

OJK: Masih Ada 138 Perusahaan Mau IPO Tahun Ini

Next Post

PGN Lunasi Utang Obligasi Dolar AS Milik Anak Usahanya

Related Posts

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop
Ekbis

Program #LokalMendunia Bantu Brand Indonesia Go Global via TikTok Shop

11 May 2026
Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter
Ekbis

Shell Indonesia Kembali Pasok V-Power Diesel, Harga Kini Rp30.890 per Liter

10 May 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi
Ekbis

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

10 May 2026
Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Next Post
PGN Catatkan Pertumbuhan Volume Gas Niaga 5 Persen

PGN Lunasi Utang Obligasi Dolar AS Milik Anak Usahanya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini