Friday, September 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Harga Beras Meroket, Menteri BUMN Erick Thohir: Harga Pangan Dunia Sedang Naik

Afizahri by Afizahri
12 February 2024
in Ekbis
Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

Jakarta ,Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan alasan kenaikan harga beras di dalam negeri. Dia bilang salah satunya karena harga pangan dunia juga sedang meningkat.

Erick mengatakan, kenaikan harga pangan ini juga memicu meroketnya harga beras di dalam negeri. Meski begitu, Erick bilang kondisi tersebut tidak hanya dialami Indonesia.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

“Kalau harga beras melonjak itu di seluruh dunia, di seluruh dunia memang harga pangan sedang meningkat,” katanya saat meninjau harga beras Bulog di pusat perbelanjaan modern di kawasan Klender, Jakarta Timur, Senin, 12 Februari.

Menurut Erick, salah satu faktor yang mempengaruhi harga beras adalah kondisi geopolitik global yang tengah memanas.

Karena kondisi ini, sambung Erick, pemerintah mengambil langkah untuk melakukan stabilisasi harga dengan mengguyurkan stok beras operasi pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasaran.

“Jadi memang dinamika ini terjadi. Tentu pemerintah mengantisipasinya tadi, kita membanjiri pasar lagi, tetapi tentu masyarakat yang memilih mau beli beras yang tipe apa, dari berbagai macam tentu kebutuhan masing-masing individu,” jelasnya.

Selain melakukan operasi pasar, Erick mengatakan pemerintah juga memberikan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram (kg) untuk 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

“Itu kita terus jalankan, kalau di negara lain enggak ada. Bahkan pemerintah memberikan subsidi energi itu sampai Rp540 triliun untuk listrik dan BBM,” katanya.

Tags: Erick ThohirHarga pangan duniaMenteri BUMNMetapos.id
Previous Post

BTN Torehkan Kinerja Gemilang Tahun 2023

Next Post

Sri Mulyani Blokir Anggaran K/L Rp50,12 Triliun di 2024

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Ini Jurus Sri Mulyani Bawa Ekonomi RI Terhindar Resesi Global 2023

Sri Mulyani Blokir Anggaran K/L Rp50,12 Triliun di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini