Monday, August 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Harga Beras Meroket, Menteri BUMN Erick Thohir: Harga Pangan Dunia Sedang Naik

Afizahri by Afizahri
12 February 2024
in Ekbis
Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

Jakarta ,Metapos.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan alasan kenaikan harga beras di dalam negeri. Dia bilang salah satunya karena harga pangan dunia juga sedang meningkat.

Erick mengatakan, kenaikan harga pangan ini juga memicu meroketnya harga beras di dalam negeri. Meski begitu, Erick bilang kondisi tersebut tidak hanya dialami Indonesia.

BACA JUGA

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Nol Persen, Peluang Baru bagi Industri Perikanan

BEI Sempurnakan Notasi Khusus Saham demi Tingkatkan Transparansi Pasar Modal

“Kalau harga beras melonjak itu di seluruh dunia, di seluruh dunia memang harga pangan sedang meningkat,” katanya saat meninjau harga beras Bulog di pusat perbelanjaan modern di kawasan Klender, Jakarta Timur, Senin, 12 Februari.

Menurut Erick, salah satu faktor yang mempengaruhi harga beras adalah kondisi geopolitik global yang tengah memanas.

Karena kondisi ini, sambung Erick, pemerintah mengambil langkah untuk melakukan stabilisasi harga dengan mengguyurkan stok beras operasi pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasaran.

“Jadi memang dinamika ini terjadi. Tentu pemerintah mengantisipasinya tadi, kita membanjiri pasar lagi, tetapi tentu masyarakat yang memilih mau beli beras yang tipe apa, dari berbagai macam tentu kebutuhan masing-masing individu,” jelasnya.

Selain melakukan operasi pasar, Erick mengatakan pemerintah juga memberikan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram (kg) untuk 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

“Itu kita terus jalankan, kalau di negara lain enggak ada. Bahkan pemerintah memberikan subsidi energi itu sampai Rp540 triliun untuk listrik dan BBM,” katanya.

Tags: Erick ThohirHarga pangan duniaMenteri BUMNMetapos.id
Previous Post

BTN Torehkan Kinerja Gemilang Tahun 2023

Next Post

Sri Mulyani Blokir Anggaran K/L Rp50,12 Triliun di 2024

Related Posts

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Ekbis

Tarif Ekspor Tuna ke Jepang Resmi Nol Persen, Peluang Baru bagi Industri Perikanan

3 August 2026
Gedung BEI
Ekbis

BEI Sempurnakan Notasi Khusus Saham demi Tingkatkan Transparansi Pasar Modal

3 August 2026
laba bersih Tugu Insurance semester I 2026
Ekbis

Kinerja Tugu Insurance Makin Solid, Laba Bersih Naik 76,87% di Semester I 2026

3 August 2026
Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
Next Post
Ini Jurus Sri Mulyani Bawa Ekonomi RI Terhindar Resesi Global 2023

Sri Mulyani Blokir Anggaran K/L Rp50,12 Triliun di 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini