Wednesday, April 29, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Sri Mulyani: Pendapatan Negara Diproyeksi Naik Rp420 Triliun

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
19 May 2022
in Ekbis
Sri Mulyani Beri Kabar Soal Pengelolaan Aset di Jakarta Jika Ditinggal ke IKN Nusantara

Jakarta- Metapos.id– Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa sektor pendapatan negara diyakini bakal meningkat sebesar Rp420,1 triliun pada sepanjang tahun ini menjadi Rp2.266,2 triliun.

Jumlah tersebut tumbuh sekitar 12 persen dari ketetapan Undang-Undang APBN 2022 yang sebesar Rp1.846,1 triliun.

BACA JUGA

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

“Ini artinya kita punya tambahan pendapatan untuk melindungi rakyat, melindungi ekonomi, dan melindungi APBN,” ujarnya saat menghadiri Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis, 19 Mei.

Meski demikian, Menkeu menjelaskan bahwa di saat yang bersamaan outlook belanja negara pada tahun ini juga naik sebesar Rp392,3 triliun dari sebelumnya Rp2.714,2 triliun menjadi Rp3.106,4 triliun.

Kondisi tersebut tidak lepas dari beban keuangan negara yang meningkat karena harus menanggung beban subsidi dan kompensasi energi di tengah melonjaknya berbagai harga komoditas.

“Kita, Indonesia, menghadapi masalah tetapi masalahnya relatif lebih baik. Kalau negara lain yang sekarang menghadapi krisis mereka tidak punya uang disaat yang bersamaan kebutuhannya banyak. Sementara kita punya tambahan (pendapatan) Rp420 triliun,” tuturnya.

Melalui proyeksi terbaru ini maka postur APBN 2022 diperkirakan bakal berubah dari awalnya defisit anggaran sebesar Rp868 triliun atau 4,85 persen dari PDB menjadi defisit Rp840,2 triliun atau setara 4,50 persen PDB.

Tags: Metapos.idSri Mulyani
Previous Post

Strategi Kemenperin Dorong Industri Turunkan Emisi Karbon

Next Post

Banggar DPR Setujui APBN 2022 Jadi Rp3.106 Triliun

Related Posts

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Pasca IPO, Superbank Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Pertumbuhan
Ekbis

Pasca IPO, Superbank Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Pertumbuhan

27 April 2026
OJK Bergerak! Kasus MTF Terus Diproses, Mitra Debt Collector Resmi Dibekukan
Ekbis

OJK Bergerak! Kasus MTF Terus Diproses, Mitra Debt Collector Resmi Dibekukan

25 April 2026
PRUFortune Dollar Hadir, Solusi Proteksi dan Cash Flow Tahunan
Ekbis

PRUFortune Dollar Hadir, Solusi Proteksi dan Cash Flow Tahunan

23 April 2026
Next Post
Banggar DPR Setujui APBN 2022 Jadi Rp3.106 Triliun

Banggar DPR Setujui APBN 2022 Jadi Rp3.106 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini