Monday, May 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

5 Bintang Sepak bola Dunia Tetap Berpuasa Di Tengah Lapangan Hijau

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
21 February 2026
in Sport
5 Bintang Sepak bola Dunia Tetap Berpuasa Di Tengah Lapangan Hijau

Metapos.id, Jakarta – Ramadan 2026 kembali menjadi momentum istimewa bagi para pesepak bola Muslim dunia. Di tengah jadwal kompetisi yang padat, tekanan fisik, serta tuntutan performa di level tertinggi sepak bola internasional, mereka tetap teguh menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk komitmen spiritual dan identitas keimanan.

Sejumlah liga elite di Eropa hingga kawasan Timur Tengah juga mulai menunjukkan sikap inklusif terhadap praktik keagamaan para pemain. Beberapa pertandingan bahkan memberikan waktu jeda singkat saat azan magrib berkumandang, agar pemain Muslim dapat berbuka puasa sebelum melanjutkan laga. Hal ini menjadi simbol bahwa dunia olahraga modern semakin terbuka terhadap keberagaman nilai dan keyakinan.

BACA JUGA

Dominasi Persib Musim 2025/2026 Berlanjut di Penghargaan Individu

Manchester United Permanenkan Michael Carrick, Kontrak Berlaku hingga 2028

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa profesionalisme dan spiritualitas bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Justru, keduanya dapat berjalan berdampingan dan saling menguatkan. Para pemain ini membuktikan bahwa disiplin ibadah dapat seiring sejalan dengan konsistensi performa di lapangan. Berikut lima pesepak bola dunia yang tetap menjaga puasa di tengah ketatnya persaingan sepak bola profesional:

1. Mohamed Salah (Liverpool)
Pemain asal Mesir ini dikenal sebagai sosok yang konsisten menjalankan ibadah puasa sejak awal kariernya di Eropa. Di berbagai pertandingan besar, termasuk laga final Liga Champions, Salah tetap menjaga komitmen spiritualnya.

Pada Ramadan 2026, ia tetap menjadi figur sentral Liverpool di Liga Inggris dan kompetisi Eropa, menunjukkan bahwa ibadah tidak menjadi penghalang bagi performa kelas dunia.

2. Karim Benzema (Al Hilal)
Kepindahan Benzema ke Arab Saudi membuat suasana Ramadan terasa lebih kondusif secara sosial dan budaya. Meski begitu, ia tetap menjaga profesionalisme sebagai ujung tombak Al Hilal.
Ramadan 2026 menjadi fase penting dalam kariernya, di mana keseimbangan antara tanggung jawab spiritual dan tuntutan profesional dijalani secara harmonis.

3. Sadio Mané (Al Nassr)
Mané dikenal sebagai figur religius dengan gaya hidup sederhana. Di tengah jadwal kompetisi yang ketat, ia tetap menjalankan puasa tanpa mengurangi dedikasinya di lapangan.

Musim ini, ia tetap menjadi motor permainan Al Nassr dan diharapkan mampu mengantar klub tersebut bersaing di jalur juara.

4. N’Golo Kanté (Fenerbahçe)
Kanté dikenal sebagai pemain yang disiplin, rendah hati, dan taat dalam beribadah. Bermain di Turki bersama Fenerbahçe, ia tetap menjalani Ramadan dengan penuh ketekunan.
Lingkungan yang religius membuat suasana Ramadan semakin bermakna, tanpa mengurangi kontribusinya sebagai pemain kunci di lini tengah.

5. Riyad Mahrez (Al Ahli)
Mahrez merupakan sosok yang dikenal konsisten menjalankan puasa, bahkan di momen-momen penting pertandingan.

Bersama Al Ahli, ia tetap tampil produktif melalui kontribusi gol dan assist, membuktikan bahwa ibadah tidak menghambat stabilitas performa di level profesional.

Komitmen para pemain ini mencerminkan bahwa nilai keimanan dan profesionalisme dapat berjalan beriringan.

Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga menjadi simbol keteguhan prinsip, disiplin diri, dan keteladanan. Mereka menjadi inspirasi bahwa di puncak dunia olahraga sekalipun, identitas spiritual tetap dapat dijaga dengan penuh konsistensi dan kehormatan.

Tags: berbuka puasaibadah puasaidentitas keimananinternasionalkomitmenMetapos.idPesepakbola duniaprofesionalspiritual
Previous Post

Diskon Tol 30% untuk Mudik Lebaran 2026, Ini Dorongan Menteri PU

Next Post

Ekonom UI Sebut MBG Picu Lonjakan Sektor Pertanian dan Pemberdayaan Perempuan

Related Posts

Dominasi Persib Musim 2025/2026 Berlanjut di Penghargaan Individu
Sport

Dominasi Persib Musim 2025/2026 Berlanjut di Penghargaan Individu

24 May 2026
Manchester United Permanenkan Michael Carrick, Kontrak Berlaku hingga 2028
Sport

Manchester United Permanenkan Michael Carrick, Kontrak Berlaku hingga 2028

23 May 2026
Super League 2026/27 Resmi Dimulai 4 September
Sport

Super League 2026/27 Resmi Dimulai 4 September

22 May 2026
Puasa Gelar Ronaldo Tamat! Al-Nassr Juara Setelah Hajar Damac
Sport

Puasa Gelar Ronaldo Tamat! Al-Nassr Juara Setelah Hajar Damac

22 May 2026
Kemendikdasmen Tegaskan Anak di Bawah 7 Tahun Bisa Masuk SD
Sport

AC Milan Kesulitan Jual Rafael Leao ke Klub Top Eropa

22 May 2026
Ginting Tundukkan Justin Hoh, Melaju ke 16 Besar Malaysia Masters 2026
Sport

Ginting Tundukkan Justin Hoh, Melaju ke 16 Besar Malaysia Masters 2026

20 May 2026
Next Post
Pemerintah Ambil Langkah Cepat Cegah Insiden Keamanan Pangan Terulang di Program MBG

Ekonom UI Sebut MBG Picu Lonjakan Sektor Pertanian dan Pemberdayaan Perempuan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini