• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, March 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

3 Langkah Fiskal Kemenkeu untuk Kejar Target Ekonomi 8 Persen

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
5 December 2025
in Ekbis
3 Langkah Fiskal Kemenkeu untuk Kejar Target Ekonomi 8 Persen
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Keuangan terus memaksimalkan instrumen fiskal untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo hingga 2029. Ada tiga strategi utama yang saat ini tengah disiapkan, mulai dari pembukaan blokir anggaran, insentif untuk kelas menengah, hingga penguatan daya beli masyarakat.

 

Hal itu disampaikan Direktur Strategi Produktivitas dan Pertumbuhan Ekonomi DJSEF Kemenkeu, Andriansyah, dalam diskusi yang diadakan Bloomberg Technoz di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Ia menyebut efisiensi belanja sudah mulai dilonggarkan, termasuk pembukaan blokir anggaran untuk K/L dan daerah.

 

Ia menambahkan, belanja pemerintah 2026 masih mengikuti APBN berjalan dan belum ada rencana perubahan. Setiap usulan penyesuaian pun harus didiskusikan dengan DPR, mengingat kebijakan besar biasanya mempertimbangkan realisasi tahun berjalan terlebih dahulu.

 

Untuk insentif kelas menengah, pemerintah berencana melanjutkan PPN DTP untuk pembelian rumah Rp2 miliar hingga Rp5 miliar pada 2026, serta melanjutkan program magang nasional bagi fresh graduate. Program ini dinilai mampu mendukung penyerapan tenaga kerja dan menjaga daya beli masyarakat.

 

Dari sisi penguatan demand, Kemenkeu juga akan mempertahankan injeksi likuiditas ke bank-bank pelat merah sekitar Rp276 triliun. Dana SiLPA tersebut tidak akan ditarik kembali ke BI hingga terserap optimal, dan kebijakan serupa akan diteruskan pada 2026. Ide besarnya adalah mendorong supply dan demand secara paralel, termasuk memperbaiki iklim usaha agar kredit bisa kembali bergerak.

 

Andriansyah mengingatkan bahwa kebijakan fiskal tidak bisa menjadi satu-satunya penopang pertumbuhan ekonomi. Sektor riil, pelaku usaha, dan masyarakat tetap memegang peran penting. Ia mengibaratkan sektor keuangan jangan sampai menjadi “anak durhaka” karena sejatinya dibentuk untuk mendukung sektor riil.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede, menyoroti melambatnya kecepatan perputaran uang (velocity of money) dan kredit. Rata-rata velocity sejak 2010 sampai pertengahan 2025 hanya sekitar 2,5 persen dan terus melemah hingga semester I-2025. Ia menyebut perlunya penambahan likuiditas agar uang bisa lebih cepat beredar ke masyarakat.

 

Josua juga mencatat penempatan SAL pemerintah di BI pada 2025 cenderung lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Setelah dana SAL sebesar Rp200 triliun ditempatkan di Himbara, likuiditas perbankan meningkat cepat, terlihat dari pertumbuhan DPK yang mencapai 11,18 persen pada September 2025. Namun, pertumbuhan kredit masih tertahan karena lemahnya permintaan, sehingga dibutuhkan kebijakan lintas kementerian untuk menggerakkan usaha di berbagai sektor.

 

Di sisi lain, investasi sektor riil juga melambat. FDI kuartal III-2025 turun hampir 8 persen, meski PMDN masih tumbuh 30 persen. Investor asing masih menunjukkan sikap hati-hati, tercermin dari net sell di pasar saham, obligasi, dan SRBI. Josua menilai pemerintah perlu memperkuat kembali kepercayaan investor untuk mendorong permintaan kredit.

 

Meski begitu, Andriansyah tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2 persen tercapai. Menurutnya, berbagai kebijakan pro growth telah berjalan, mulai dari suntikan likuiditas, program magang nasional, paket kebijakan ekonomi 8+5+4, hingga BLTS Kesra.

 

Ia juga menyinggung dampak bencana di Sumatera terhadap PDRB nasional. Pemerintah telah menyiapkan anggaran pemulihan dan terus memantau perkembangan. Meski pasti ada efeknya, sejauh ini estimasi pertumbuhan ekonomi masih sesuai target APBN, yakni 5,2 persen.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: 8 PersenFiskalKejar Target EkonomiKementerian keuanganMetapos.id
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Tugu Insurance Hadirkan Asuransi t Mudik untuk Perlindungan Perjalanan Lebaran

Tugu Insurance Hadirkan Asuransi t Mudik untuk Perlindungan Perjalanan Lebaran

by Rahmat Herlambang
7 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran mendorong kebutuhan akan perlindungan perjalanan yang praktis dan terjangkau. Menyikapi...

Prabowo–Pakistan Rencanakan Diplomasi ke Teheran untuk Turunkan Eskalasi Konflik

Prabowo–Pakistan Rencanakan Diplomasi ke Teheran untuk Turunkan Eskalasi Konflik

by Taufik Hidayat
6 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana melakukan...

Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa

Kajian LabSosio UI dan RISED: Program MBG Dinilai Bantu Gizi Anak dan Ringankan Beban Orang Tua

by Rahmat Herlambang
6 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan berbagai dampak positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa dan keluarga...

Pengadaan Chromebook Disidangkan, Prinsipal dan Distributor Bantah Tuduhan Keuntungan Besar

Pengadaan Chromebook Disidangkan, Prinsipal dan Distributor Bantah Tuduhan Keuntungan Besar

by Desti Dwi Natasya
6 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Persidangan lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook kembali menghadirkan sejumlah saksi yang memberikan keterangan terkait proses...

Next Post
Lava Pijar Semeru Meluncur hingga 2 Km, Warga Diimbau Menjauh dari Zona Bahaya

Lava Pijar Semeru Meluncur hingga 2 Km, Warga Diimbau Menjauh dari Zona Bahaya

Recommended.

Dorong Bisnis Kartu Kredit, Bank Mandiri Gandeng JNTO Gelar Japan Travel Fair 2023

Dorong Bisnis Kartu Kredit, Bank Mandiri Gandeng JNTO Gelar Japan Travel Fair 2023

26 January 2023
Sri Mulyani Beri Kabar Soal Pengelolaan Aset di Jakarta Jika Ditinggal ke IKN Nusantara

Sri Mulyani Kenakan PPN Paket ‘Jalan-jalan’ Haji dan Umrah

9 April 2022

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
NHL Kembali ke Olimpiade 2026, AS Tantang Dominasi Kanada di Milan

Hukum Merayakan Valentine dalam Islam, Ini Penjelasan dan Dasarnya

12 February 2026
“Hukum Tidur Seharian Saat Puasa: Sah atau Batal?”

“Hukum Tidur Seharian Saat Puasa: Sah atau Batal?”

19 February 2026
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini