Monday, May 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Wamenkeu Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik di Tengah Gejolak Global

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
9 April 2026
in Ekbis
Rusia Tawarkan Minyak ke Pertamina di Tengah Lonjakan Harga Global

Metapos.id, Jakarta – Harga bbm subsidi tidak naik di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Oleh karena itu, harga bbm subsidi tidak naik menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan kebijakan ini diambil untuk melindungi daya beli masyarakat. Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan menahan tekanan inflasi yang berpotensi meningkat.

BACA JUGA

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

Ia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki strategi untuk menjaga keseimbangan ekonomi. Namun, kebijakan ini tetap mempertimbangkan kondisi eksternal yang sedang bergejolak.

Menurutnya, perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja yang solid hingga kuartal pertama 2026. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 5,4 hingga 6 persen.

Pertumbuhan ini ditopang oleh konsumsi domestik yang tetap kuat. Selain itu, ekspor komoditas seperti batu bara dan CPO serta investasi juga memberikan kontribusi signifikan.

Di sisi fiskal, penerimaan pajak dan belanja negara menunjukkan tren positif. Oleh karena itu, pemerintah optimistis kondisi anggaran tetap terkendali meski ada tekanan subsidi.

Ia menegaskan bahwa defisit APBN tetap dijaga di bawah batas aman 3 persen. Sementara itu, efisiensi belanja dilakukan untuk memastikan program prioritas tetap berjalan optimal.

Di tengah dinamika global, pemerintah mengandalkan koordinasi dan kebijakan yang adaptif. Selain itu, komunikasi yang terbuka menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi ke depan.

Tags: APBNbbm subsidifiskal indonesiaHarga minyak duniawamenkeu juda agung
Previous Post

Pakistan Klaim Gencatan Senjata AS-Iran Berlaku Menyeluruh, Israel Bantah untuk Lebanon

Next Post

Honor X5d Series Meluncur, Bawa Refresh Rate 90Hz dan Kamera Hingga 50MP

Related Posts

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg
Ekbis

Bulog Negosiasikan Ekspor 500 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Harga Ditawar Rp16.000 per Kg

23 May 2026
Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital
Ekbis

Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital

23 May 2026
Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Pemerintah Berlakukan Mandatori E5 Mulai Juli 2026 di Sejumlah Wilayah

23 May 2026
Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap
Ekbis

Kisah Koeswanto Tetap Produktif di Masa Pensiun Bersama Bank Mantap

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di BRI Consumer Expo 2026

22 May 2026
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Nasional
Ekbis

Kinerja Superbank Melonjak, Grab Perkuat Komitmen Jangka Panjang

22 May 2026
Next Post
Wamenkeu Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik di Tengah Gejolak Global

Honor X5d Series Meluncur, Bawa Refresh Rate 90Hz dan Kamera Hingga 50MP

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini