Tuesday, October 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kemendag Petakan 2.616 Desa Berpotensi Ekspor Lewat Program Desa Bisa Ekspor

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
6 July 2026
in Ekbis
Korea Selatan Siap Luncurkan Satelit Observasi Bumi dengan Roket Falcon 9

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengidentifikasi sebanyak 2.616 desa di berbagai wilayah Indonesia yang memiliki potensi ekspor. Langkah tersebut dilakukan melalui Program Desa Bisa Ekspor guna memperluas basis pelaku ekspor nasional sekaligus mendorong produk unggulan daerah menembus pasar internasional.  

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekspor mulai dari tingkat desa. Menurutnya, banyak produk primer Indonesia berasal dari desa sehingga memiliki peluang besar untuk dikembangkan ke pasar global.  

BACA JUGA

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

Ari menjelaskan desa-desa yang telah dipetakan kemudian dikelompokkan berdasarkan tingkat kesiapan ekspornya. “Sejauh ini ada 2.616 desa di seluruh Indonesia yang sudah kami identifikasi, kami klasterkan mana yang benar-benar siap ekspor dan mana yang punya potensi ekspor,” ujarnya.  

Melalui pendekatan tersebut, Kemendag dapat memberikan pendampingan yang lebih tepat sesuai kebutuhan masing-masing desa. Desa yang belum siap akan dibina agar kualitas produk, pengemasan, hingga standar produksinya semakin kompetitif di pasar internasional.  

Selain melakukan pemetaan, pemerintah juga memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tidak langsung berhadapan dengan pembeli dari luar negeri. Pelaku usaha akan dipertemukan dengan agregator atau off-taker yang membantu proses pembinaan, pengemasan, hingga pemasaran produk ekspor.  

Kemendag juga terus memperkuat pendampingan agar UMKM mampu memenuhi berbagai persyaratan yang berlaku di negara tujuan ekspor. Persyaratan tersebut meliputi sertifikasi keamanan pangan, sertifikat halal, hingga standar teknis lain sesuai ketentuan masing-masing negara.  

Menurut Ari, pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia. Dengan kesiapan yang lebih baik, produk-produk unggulan desa diharapkan mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar global.  

Melalui Program Desa Bisa Ekspor, pemerintah berharap semakin banyak desa dapat menghasilkan produk bernilai tambah yang mampu menembus pasar internasional. “Pastinya peluang ekspor sudah sangat terbuka lebar,” kata Ari menegaskan optimisme terhadap pengembangan ekspor berbasis desa.  

Tags: desa berpotensi eksporDesa Bisa Eksporekspor IndonesiaHeadlineKemendagMetapos.idproduk unggulan desaUMKM ekspor
Previous Post

Brasil Tersingkir, Haaland Bawa Norwegia ke Perempat Final Piala Dunia

Next Post

ATEEZ Raih No. 1 Billboard 200 untuk Ketiga Kalinya Lewat Golden Hour: Part.5

Related Posts

PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.
Ekbis

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

1 October 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Ekbis

Superbank Dukung Ekspansi GrabCar Electric

1 October 2026
Prudential Syariah meraih tiga penghargaan dalam Prominent Awards 2026 untuk perlindungan kesehatan, transformasi asuransi, dan literasi syariah.
Ekbis

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

30 September 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Next Post
Korea Selatan Siap Luncurkan Satelit Observasi Bumi dengan Roket Falcon 9

ATEEZ Raih No. 1 Billboard 200 untuk Ketiga Kalinya Lewat Golden Hour: Part.5

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini