Metapos.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut pernah menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping apakah tertarik membeli senjata dari AS dalam pertemuan kedua pemimpin di Washington.
Hal tersebut disampaikan Duta Besar AS untuk China David Perdue dalam wawancara dengan Fox News Sunday pada Minggu (27/9/2026).
“Presiden Trump terus mengatakan, ‘Hei, kami menjual senjata kepada orang lain di seluruh dunia,’” kata Perdue, dikutip dari berbagai sumber, Senin (28/9/2026).
“Dia bahkan pernah bertanya kepada Presiden Xi apakah beliau ingin membeli beberapa senjata,” tambahnya.
Perdue tidak menjelaskan kapan pertanyaan tersebut disampaikan, senjata apa yang dimaksud, maupun bagaimana tanggapan Xi terhadap tawaran tersebut.
Namun, sehari setelah pernyataan Perdue muncul, Trump membantah pernah mengajukan pertanyaan tersebut kepada Xi dan mengatakan mungkin ide itu merupakan sesuatu yang baik.
Pemerintah AS juga menegaskan tidak ada rencana atau tawaran resmi untuk menjual senjata kepada China, sementara aturan AS membatasi penjualan persenjataan ke negara tersebut.
Kedua pemimpin telah bertemu di Beijing pada Mei 2026 dan kembali bertemu di Washington pada pekan sebelumnya.
Dalam pertemuan tersebut, isu penjualan senjata AS kepada Taiwan juga menjadi bagian dari pembahasan terkait hubungan Washington dan Beijing.
AS tetap memasok persenjataan kepada Taiwan berdasarkan kerangka kebijakan yang berlaku, sementara China menentang dukungan militer Washington kepada Taiwan.
Di sisi lain, Trump sebelumnya menyetujui paket bantuan senilai 11 miliar dolar AS untuk Taiwan pada Desember 2025, sedangkan paket lain senilai sekitar 14 miliar dolar AS masih tertunda.
Perdebatan mengenai kemungkinan penjualan senjata kepada China berlangsung di tengah pembatasan ekspor pertahanan AS yang telah diberlakukan selama beberapa dekade.
Karena itu, belum ada kepastian bahwa pernyataan mengenai pertanyaan Trump kepada Xi tersebut akan berkembang menjadi pembahasan penjualan senjata secara resmi.







