Metapos.id, Jakarta – Pemerintah menegaskan bahwa kerja sama transfer data konsumen Indonesia ke Amerika Serikat tidak mengganggu kedaulatan data nasional. Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa pelaksanaan kesepakatan tersebut sepenuhnya mengacu pada UU Perlindungan Data Pribadi dan hanya mencakup data yang diperlukan untuk operasional bisnis digital, seperti aplikasi sistem dan layanan berbasis cloud.
Ia menjelaskan bahwa pertukaran data lintas negara merupakan fondasi penting dalam pengembangan ekonomi digital, mencakup sektor e-commerce, layanan keuangan digital, hingga industri komputasi awan.
Pemerintah, kata Haryo, menjamin seluruh proses pemindahan data dilakukan melalui tata kelola yang aman dan andal (secure and reliable data governance), sehingga hak privasi warga negara tetap terlindungi dan tidak membuka celah penyalahgunaan informasi.
Kesepakatan tersebut juga dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi digital regional. Dengan kerangka regulasi yang jelas dan sistem perlindungan data yang kuat, Indonesia dinilai berpotensi menarik lebih banyak investasi global, khususnya di bidang pusat data, infrastruktur cloud, dan pengembangan layanan digital.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Donald Trump menyepakati kerja sama dalam perjanjian tarif timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART), yang salah satu klausulnya mengatur mekanisme transfer data lintas batas.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa transfer data tersebut bersifat terbatas dan harus sepenuhnya tunduk pada hukum nasional. Ia juga menyebut bahwa Amerika Serikat memberikan komitmen perlindungan data yang setara dengan standar perlindungan yang berlaku di Indonesia.
Melalui kesepakatan tersebut, Indonesia turut memperoleh keuntungan ekonomi berupa penurunan tarif impor ke AS menjadi rata-rata 19 persen dari sebelumnya 32 persen, yang disebut sebagai salah satu tarif terendah di antara negara-negara ASEAN.












