Metapos id, Jakarta – Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 kini dapat merasa lebih tenang. Kepolisian Republik Indonesia membuka layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor-kantor polisi sebagai bentuk dukungan keamanan bagi pemudik yang meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Wakil Kepala Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari strategi pengamanan nasional melalui Operasi Ketupat 2026. Program tersebut dirancang untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat selama periode mudik dan libur Idulfitri.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat menitipkan sepeda motor mereka di kantor polisi terdekat sebagai bentuk pelayanan publik yang bertujuan mencegah tindak kriminalitas selama rumah ditinggalkan pemiliknya.
Tidak hanya itu, Polri juga mengintensifkan operasional layanan darurat hotline 110 guna menampung pengaduan masyarakat, laporan kejadian darurat, serta berbagai kebutuhan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam rangka pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah, Operasi Ketupat 2026 akan digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Lebih dari 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Sebanyak 2.746 posko telah disiapkan, yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Pos-pos tersebut akan mengamankan lebih dari 185 ribu objek vital, termasuk masjid, lokasi shalat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, serta kawasan wisata.
Untuk mengurai potensi kemacetan, Polri juga menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas di jalur tol, seperti sistem ganjil-genap, one way, contraflow, delaying system, buffer zone di pelabuhan, hingga pembentukan tim quick response guna menangani situasi darurat di lapangan.
Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Meski mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, pihak kepolisian tetap mewaspadai kemungkinan lonjakan pemudik, terutama karena momentum mudik tahun ini beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi.













