Tuesday, September 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terjadi Petang Ini, Terlihat di Seluruh Indonesia

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
2 March 2026
in Nasional
Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terjadi Petang Ini, Terlihat di Seluruh Indonesia

Metapos.id, Jakarta – Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) yang dapat disaksikan dari wilayah Indonesia dipastikan mencapai puncaknya pada Selasa, 3 Maret 2026, pada waktu petang di masing-masing zona waktu. Peristiwa astronomi langka ini dapat diamati dari berbagai daerah di Tanah Air, dengan catatan kondisi langit cerah dan tidak tertutup awan tebal.

Berdasarkan keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fase awal gerhana mulai terjadi pada pukul 18.03.56 WIB. Adapun puncak gerhana tercatat berlangsung pada 18.33.39 WIB, 19.33.39 WITA, dan 20.33.39 WIT.

BACA JUGA

Anak Krakatau Erupsi, Benarkah Picu Megathrust?

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?

Pelaksana Tugas Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menyampaikan bahwa masyarakat di seluruh wilayah Indonesia memiliki kesempatan untuk menyaksikan fenomena ini secara langsung, selama kondisi cuaca mendukung.

Ia menjelaskan, wilayah Indonesia bagian timur memiliki tingkat visibilitas yang lebih baik karena fase awal gerhana dapat diamati sejak Bulan terbit. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian barat, Bulan diperkirakan sudah memasuki fase totalitas atau mendekati puncak gerhana saat mulai terbit.

Secara keseluruhan, rangkaian peristiwa gerhana diperkirakan berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik. Fase parsial terjadi selama 3 jam 27 menit 47 detik, sedangkan fase totalitas saat Bulan sepenuhnya berada dalam bayangan umbra Bumi berlangsung selama 59 menit 27 detik.

Fenomena ini diperkirakan berakhir sekitar pukul 21.24 WIB atau menjelang tengah malam waktu Indonesia bagian timur.

Pada fase puncak, Bulan berpotensi tampak berwarna kemerahan akibat fenomena hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi, ketika cahaya Matahari berpanjang gelombang pendek tersebar, sementara cahaya merah tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan.

BMKG juga mencatat bahwa sepanjang tahun 2026 diperkirakan terjadi empat peristiwa gerhana, terdiri dari dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 yang dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia.

Masyarakat diimbau untuk memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya serta terus memantau informasi cuaca dan jadwal pengamatan melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyaksikan fenomena ini secara optimal.

Tags: astronomiBMKGFachri RadjabGerhana Bulan Totalhamburan Rayleighlangit cerahMetapos.id
Previous Post

Iran Kibarkan “Bendera Balas Dendam” setelah Kematian Khamenei

Next Post

Mengenal 7 Putra-Putri Try Sutrisno, Wapres ke-6 RI yang Wafat 2 Maret 2026

Related Posts

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pakar menjelaskan apakah aktivitas vulkanik bisa memicu gempa megathrust Selat Sunda.
Nasional

Anak Krakatau Erupsi, Benarkah Picu Megathrust?

7 September 2026
Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?
Nasional

Survei Opini Publik: Bagaimana Cara Mengukur Suara Rakyat?

7 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Penerbangan dialihkan ke enam bandara alternatif.
Nasional

Abu Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Soetta

7 September 2026
Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?
Nasional

Erupsi Anak Krakatau, Kapan Penyeberangan Merak-Bakauheni Harus Berhenti?

7 September 2026
Polri Perkuat Kesiagaan, 299 Personel Hadapi Erupsi Anak Krakatau
Nasional

Polri Perkuat Kesiagaan, 299 Personel Hadapi Erupsi Anak Krakatau

7 September 2026
Empat Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Nasional

Empat Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

7 September 2026
Next Post
Mengenang Try Sutrisno, Jenderal TNI yang Menapaki Jalan dari Revolusi ke Istana

Mengenal 7 Putra-Putri Try Sutrisno, Wapres ke-6 RI yang Wafat 2 Maret 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini