Friday, October 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Subsidi BBM Sebaiknya Dialihkan untuk Perbaiki Produktivitas

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
25 October 2022
in Ekbis
Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

JAKARTA,Metapos.id – Pemberian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah tak hanya mendatangkan manfaat positif namun di sisi lain juga membuat masyarakat terlena.

Peneliti Senior Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Prof. Ali Munhanif mengatakan, subsidi BBM dapat membuat masyarakat terlena dan jauh dari kata mandiri.

BACA JUGA

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

“BBM (yang disubsidi) dapat membuat masyarakat terlena dan jauh dari kata mandiri. Selain itu, BBM yang disubsidi tidak sesuai dengan target yang diharapkan,” ujarnya dalam diskusi bertajuk ‘Harga BBM berkeadilan Subsidi Tepat Sasaran’ yang dikutip Selasa 25 Oktober.

Ia menambahkan, naiknya harga BBM juga dikarenakan pembelokan subsidi ke pembangunan infrastruktur dan program pemerintah untuk membangun pendidikan dan kesehatan lebih baik lagi.

Sementara itu Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah, Surya Vandiantara mengungkapkan sering terjadi mispersepsi seolah subsidi BBM yang digantikan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Menurutnya, BLT adalah stimulus perangsang pertumbuhan ekonomi yang daat mendorong masyarakat yang awalnya konsumtif menjadi produktif.

“Kunci utama dalam meningkatkan ekonomi adalah memperbaiki produktifitas masyarakat dengan mengalihkan anggaran subsidi BBM. Untuk memperbaiki produktivitas masyarakat dapat dilakukan dengan membuat gardu listrik,” lanjutnya.

Surya berpendapat, efisiensi anggaran juga perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas nasional.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH Lutfi Hakim mengatakan, apabila subsidi BBM dicabut, maka masyarakat akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga dapat menurunkan daya beli masyarakat. Untuk itu dirinya meminta pemerintah untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap penyaluran subsidi BBM.

“BLT hanya didapatkan oleh masyarakat dalam beberapa bulan sedangkan dampak dari kenaikan BBM bisa bertahun-tahun dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu, Pemerintah harus melakukan pengawasan yg ketat terkait subdisi BBM,” tegasnya.

Di sisi lain Mantan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono berpendapat, strategi perekonomian Indonesia dapat tumbuh karena konsumsi bukan tumbuh karena produksi. Untuk itu, menurutnya, bukan hanya infrastruktur yang dibangun, namun SDM yang ada juga harus berkembang.

“Sama dengan apa yang dikatakan Ali Munhanif, bahwa subsidi BBM disalurkan ke subsidi lainnya yaitu BLT. Diharapkan dengan adanya BLT dapat tersalurkan sesuai dengan target,” pungkasnya.

Tags: BBMMetapos.id
Previous Post

BSI dan BSI Maslahat Bantu UMKM di Sumatera Barat

Next Post

Pemerintah Terus Gaungkan Reformasi Sektor Keuangan Melalui RUU P2SK

Related Posts

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
Next Post
Pemerintah Terus Gaungkan Reformasi Sektor Keuangan Melalui RUU P2SK

Pemerintah Terus Gaungkan Reformasi Sektor Keuangan Melalui RUU P2SK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini