Saturday, October 24, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Subsidi BBM Sebaiknya Dialihkan untuk Perbaiki Produktivitas

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
25 October 2022
in Ekbis
Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

Pengendara motor antre mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina COCO, Jakarta, Minggu (3/1). Rilis Pertamina bahwa mulai 5 Januari nanti, harga Pertalite akan diturunkan dari saat ini Rp 8.200 per liter menjadi Rp 7.930 per liter. Sementara harga Pertamax turun dari Rp 8.650 per liter menjadi Rp 8.450 per liter. Penurunan harga ini, selain lantaran melemahnya harga minyak mentah, juga mengikuti rencama pemerintah memangkas harga BBM jenis premium dan solar.

JAKARTA,Metapos.id – Pemberian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah tak hanya mendatangkan manfaat positif namun di sisi lain juga membuat masyarakat terlena.

Peneliti Senior Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Prof. Ali Munhanif mengatakan, subsidi BBM dapat membuat masyarakat terlena dan jauh dari kata mandiri.

BACA JUGA

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

“BBM (yang disubsidi) dapat membuat masyarakat terlena dan jauh dari kata mandiri. Selain itu, BBM yang disubsidi tidak sesuai dengan target yang diharapkan,” ujarnya dalam diskusi bertajuk ‘Harga BBM berkeadilan Subsidi Tepat Sasaran’ yang dikutip Selasa 25 Oktober.

Ia menambahkan, naiknya harga BBM juga dikarenakan pembelokan subsidi ke pembangunan infrastruktur dan program pemerintah untuk membangun pendidikan dan kesehatan lebih baik lagi.

Sementara itu Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah, Surya Vandiantara mengungkapkan sering terjadi mispersepsi seolah subsidi BBM yang digantikan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Menurutnya, BLT adalah stimulus perangsang pertumbuhan ekonomi yang daat mendorong masyarakat yang awalnya konsumtif menjadi produktif.

“Kunci utama dalam meningkatkan ekonomi adalah memperbaiki produktifitas masyarakat dengan mengalihkan anggaran subsidi BBM. Untuk memperbaiki produktivitas masyarakat dapat dilakukan dengan membuat gardu listrik,” lanjutnya.

Surya berpendapat, efisiensi anggaran juga perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas nasional.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta KH Lutfi Hakim mengatakan, apabila subsidi BBM dicabut, maka masyarakat akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya sehingga dapat menurunkan daya beli masyarakat. Untuk itu dirinya meminta pemerintah untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap penyaluran subsidi BBM.

“BLT hanya didapatkan oleh masyarakat dalam beberapa bulan sedangkan dampak dari kenaikan BBM bisa bertahun-tahun dirasakan oleh masyarakat. Untuk itu, Pemerintah harus melakukan pengawasan yg ketat terkait subdisi BBM,” tegasnya.

Di sisi lain Mantan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono berpendapat, strategi perekonomian Indonesia dapat tumbuh karena konsumsi bukan tumbuh karena produksi. Untuk itu, menurutnya, bukan hanya infrastruktur yang dibangun, namun SDM yang ada juga harus berkembang.

“Sama dengan apa yang dikatakan Ali Munhanif, bahwa subsidi BBM disalurkan ke subsidi lainnya yaitu BLT. Diharapkan dengan adanya BLT dapat tersalurkan sesuai dengan target,” pungkasnya.

Tags: BBMMetapos.id
Previous Post

BSI dan BSI Maslahat Bantu UMKM di Sumatera Barat

Next Post

Pemerintah Terus Gaungkan Reformasi Sektor Keuangan Melalui RUU P2SK

Related Posts

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global
Ekbis

BSI International Expo 2026 Dorong UMKM Tembus Pasar Global

24 October 2026
BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial
Ekbis

BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Finansial

23 October 2026
Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan
Ekbis

Riset MarkPlus 2026: ShopeePay Jadi Dompet Digital Paling Sering Digunakan

23 October 2026
Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah
Ekbis

Kebut Hadiah BombasTri 2026, Pelanggan Bisa Pilih Hadiah

22 October 2026
Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan
Ekbis

Penghematan APBN Bakal Diperketat, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

22 October 2026
PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Next Post
Pemerintah Terus Gaungkan Reformasi Sektor Keuangan Melalui RUU P2SK

Pemerintah Terus Gaungkan Reformasi Sektor Keuangan Melalui RUU P2SK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini