Tuesday, June 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Sri Mulyani Ungkap Faktor Eksternal yang Bakal Guncang APBN

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 July 2022
in Ekbis
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa instrumen fiskal APBN saat ini tengah mengalami guncangan yang cukup kuat, utamanya yang berasal dari faktor eksternal. Situasi ini disebut Menkeu tidak lepas dari peningkatan harga beberapa komoditas penting yang berimbas pada perekonomian Indonesia.

Untuk itu, upaya penyehatan kembali APBN sangat penting dilakukan setelah konstitusi memperbolehkan defisit anggaran diperlebar hingga di atas 5 persen.

BACA JUGA

ASABRI Hadirkan Klaim Online, Peserta Bisa Ajukan Klaim dari Mana Saja

Produk Jawa Barat Siap Tembus Eropa dengan Teknologi RFID Blockchain PERURI

“Kita akan terus menjaga kesehatan APBN dari guncangan-guncangan yang makin kuat dari luar negeri, sehingga bisa melindungi masyarakat dan perekonomian kita,” ujarnya dikutip Kamis, 28 Juli.

Menkeu menambahkan, kerja keras APBN melalui belanja negara adalah bukti instrumen fiskal dalam mendukung program pemulihan ekonomi dan menjaga dampak adanya ketidakpastian.

Disebutkan bahwa outlook defisit APBN 2022 turun dari 4,85 persen PDB (produk domestik bruto) menjadi 3,92 persen PDB.

“Peran APBN sebagai shock absorber perlu dijaga agar berfungsi optimal, namun dengan tetap memperhatikan kesehatan dan kredibilitas,” tuturnya.

Lebih lanjut, bendahara negara menerangkan jika risiko global khususnya inflasi dan potensi resesi negara maju harus diwaspadai. Katanya, volatilitas global berdampak pada tekanan inflasi domestik dan pasar obligasi Indonesia, meski dampaknya terbatas didukung likuiditas domestik yang kuat.

“Secara umum perekonomian domestik masih resilien namun perlu waspada di tengah gejolak global akibat potensi resesi dan fenomena stagflasi. Fundamental ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor eksternal yang sehat, tekanan inflasi yang relatif lebih moderat serta kinerja fiskal yang kuat,” tegas dia.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, realisasi APBN hingga semester I 2022 berhasil mencatatkan surplus sebesar Rp73,6 triliun yang berasal dari pendapatan negara Rp1.317,2 triliun berbanding belanja Rp1.243,6 triliun.

“APBN akan tetap menjadi instrumen yang luar biasa penting untuk menjadi shock absorber, memperbaiki kinerja ekonomi, menjaga rakyat kita, dan itu berasal dari penerimaan pajak, dari penerimaan komoditas, dari bea dan cukai, dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP),” tutup Menkeu Sri Mulyani.

Tags: APBNMenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Kemenkeu Paparkan Arah Penerimaan Pajak 2023

Next Post

BSI Targetkan Pembiayaan Tumbuh Double Digit dalam Gelaran Life With BSI Expo Jakarta

Related Posts

ASABRI Hadirkan Klaim Online, Peserta Bisa Ajukan Klaim dari Mana Saja
Ekbis

ASABRI Hadirkan Klaim Online, Peserta Bisa Ajukan Klaim dari Mana Saja

30 June 2026
Produk Jawa Barat Siap Tembus Eropa dengan Teknologi RFID Blockchain PERURI
Ekbis

Produk Jawa Barat Siap Tembus Eropa dengan Teknologi RFID Blockchain PERURI

30 June 2026
Pesawat Airbus A321 Alami Insiden di Udara, Investigasi Resmi Digelar
Ekbis

Resmi Berlaku, Harga Gas LNG Industri Turun Jadi US$13 per MMBTU

30 June 2026
RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025
Ekbis

RUPST BEI 2026 Setujui Direksi Baru dan Laporan Keuangan 2025

29 June 2026
Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri
Ekbis

Prudential Syariah Luncurkan SIGAP untuk Cetak Entrepreneur Muda Mandiri

26 June 2026
Dr. Suardi Nilai Perdamaian Kasus BNI Parigi Sesuai Prinsip Hukum Perdata
Ekbis

Dr. Suardi Nilai Perdamaian Kasus BNI Parigi Sesuai Prinsip Hukum Perdata

26 June 2026
Next Post
BSI Targetkan Pembiayaan Tumbuh Double Digit dalam Gelaran Life With BSI Expo Jakarta

BSI Targetkan Pembiayaan Tumbuh Double Digit dalam Gelaran Life With BSI Expo Jakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini