Friday, June 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Sri Mulyani Ungkap Faktor Eksternal yang Bakal Guncang APBN

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 July 2022
in Ekbis
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa instrumen fiskal APBN saat ini tengah mengalami guncangan yang cukup kuat, utamanya yang berasal dari faktor eksternal. Situasi ini disebut Menkeu tidak lepas dari peningkatan harga beberapa komoditas penting yang berimbas pada perekonomian Indonesia.

Untuk itu, upaya penyehatan kembali APBN sangat penting dilakukan setelah konstitusi memperbolehkan defisit anggaran diperlebar hingga di atas 5 persen.

BACA JUGA

Harga Pertamax Masih Bertahan, Pemerintah Tunggu Dampak Pembukaan Selat Hormuz

RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030

“Kita akan terus menjaga kesehatan APBN dari guncangan-guncangan yang makin kuat dari luar negeri, sehingga bisa melindungi masyarakat dan perekonomian kita,” ujarnya dikutip Kamis, 28 Juli.

Menkeu menambahkan, kerja keras APBN melalui belanja negara adalah bukti instrumen fiskal dalam mendukung program pemulihan ekonomi dan menjaga dampak adanya ketidakpastian.

Disebutkan bahwa outlook defisit APBN 2022 turun dari 4,85 persen PDB (produk domestik bruto) menjadi 3,92 persen PDB.

“Peran APBN sebagai shock absorber perlu dijaga agar berfungsi optimal, namun dengan tetap memperhatikan kesehatan dan kredibilitas,” tuturnya.

Lebih lanjut, bendahara negara menerangkan jika risiko global khususnya inflasi dan potensi resesi negara maju harus diwaspadai. Katanya, volatilitas global berdampak pada tekanan inflasi domestik dan pasar obligasi Indonesia, meski dampaknya terbatas didukung likuiditas domestik yang kuat.

“Secara umum perekonomian domestik masih resilien namun perlu waspada di tengah gejolak global akibat potensi resesi dan fenomena stagflasi. Fundamental ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor eksternal yang sehat, tekanan inflasi yang relatif lebih moderat serta kinerja fiskal yang kuat,” tegas dia.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, realisasi APBN hingga semester I 2022 berhasil mencatatkan surplus sebesar Rp73,6 triliun yang berasal dari pendapatan negara Rp1.317,2 triliun berbanding belanja Rp1.243,6 triliun.

“APBN akan tetap menjadi instrumen yang luar biasa penting untuk menjadi shock absorber, memperbaiki kinerja ekonomi, menjaga rakyat kita, dan itu berasal dari penerimaan pajak, dari penerimaan komoditas, dari bea dan cukai, dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP),” tutup Menkeu Sri Mulyani.

Tags: APBNMenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Kemenkeu Paparkan Arah Penerimaan Pajak 2023

Next Post

BSI Targetkan Pembiayaan Tumbuh Double Digit dalam Gelaran Life With BSI Expo Jakarta

Related Posts

Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri
Ekbis

Harga Pertamax Masih Bertahan, Pemerintah Tunggu Dampak Pembukaan Selat Hormuz

19 June 2026
RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030
Ekbis

RUPS KSEI Tetapkan Dewan Komisaris Periode 2026–2030

19 June 2026
Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional
Ekbis

Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional

18 June 2026
Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik
Ekbis

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

18 June 2026
Alasan Elon Musk Pilih Korea Selatan Ketimbang Taiwan untuk Bisnis AI
Ekbis

Waralaba Carl’s Jr. Bangkrut, Puluhan Restoran Terancam Tutup

18 June 2026
Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Next Post
BSI Targetkan Pembiayaan Tumbuh Double Digit dalam Gelaran Life With BSI Expo Jakarta

BSI Targetkan Pembiayaan Tumbuh Double Digit dalam Gelaran Life With BSI Expo Jakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini