• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Tuesday, March 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Sri Mulyani Sebut Harga Sawit Bakal Naik

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
31 July 2023
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa kondisi perekonomian global masih diliputi oleh ketidakpastian. Menurut dia, situasi saat ini masih dibayangi oleh inflasi yang tinggi dan belum pulihnya sejumlah besar ekonomi negara dunia.

Disebutkan bahwa salah satu efek rambatan yang terjadi adalah melonjaknya harga komoditas pangan, tidak terkecuali minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO). Menkeu mendapati bahwa pola harga CPO ke depan berada dalam kurva kenaikan seiring dengan terganggunya rantai pasok dunia akibat perang di Ukraina.

“Harga CPO yang di tahun 2022 pernah menyentuh 1.733 dolar AS per ton kini memang sudah mengalami kontraksi menjadi 864 dolar AS per ton. Tapi kita lihat bulan Juli terjadi tren kenaikan harga karena ada kejadian di Ukraina,” ujarnya melalui secara daring, Senin, 31 Juli.

Menkeu menjelaskan, dua negara yang terlibat perang di Eropa Timur tersebut merupakan produsen besar minyak nabati yang berasal dari biji-bijian. Akibatnya, pasokan minyak nabati ke dunia menjadi terganggu yang membuat harga CPO terapresiasi.

“Ukraina dan Rusia karena perang maka distribusinya menjadi terdisrupsi. Ini yang membuat CPO kita juga kena (dampaknya). Ini juga yang menjelaskan kenapa terjadinya krisis minyak goreng pada awal 2022 (karena permintaan dunia yang tinggi),” tutur dia.

Menkeu menambahkan, indikasi penting lainnya terjadi pada bulan ini yang didorong oleh sikap Rusia atas kesepakatan perniagaan di kawasan.

“Pada bulan Juli ini Rusia mengakhiri perjanjian untuk distribusi di Lauh Hitam yang merupakan lalu lintas dari perdagangan komoditas. Sampai hari ini Rusia tidak memperbaharui perjanjian untuk memperbolehkan (lalu lintas di Laut Hitam). Ini berarti untuk paruh kedua 2023 akan dipengaruhi oleh ketidakpastian dari komoditas, hampir mirip di 2022,” katanya.

“Ditambah lagi nanti ada tantangan juga dari (fenomena alam) El Nino, ini menjadi sesuatu yang harus kita waspadai,” tegas dia.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: Harga sawitMenkeuMetapos.idSri Mulyani
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Hasil Final FIFA Series 2026: Indonesia Kalah Tipis 0-1 dari Bulgaria

Hasil Final FIFA Series 2026: Indonesia Kalah Tipis 0-1 dari Bulgaria

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria setelah kalah tipis 0-1 pada final FIFA Series 2026 yang berlangsung...

Prabowo Saksikan 11 Kerja Sama Ekonomi RI–Jepang Rp 401 Triliun di Tokyo

Prabowo Saksikan 11 Kerja Sama Ekonomi RI–Jepang Rp 401 Triliun di Tokyo

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang yang berlangsung di Tokyo, Senin (30/3/2026), sekaligus menyaksikan penandatanganan 11...

Empat Tips Hadapi Waiting Period Asuransi Kesehatan agar Tetap Aman Finansial

Empat Tips Hadapi Waiting Period Asuransi Kesehatan agar Tetap Aman Finansial

by Desti Dwi Natasya
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Di tengah meningkatnya biaya layanan medis, pemahaman terhadap produk asuransi kesehatan menjadi hal penting bagi masyarakat. Selain...

Pasukan AS di Timur Tengah Capai Lebih dari 50.000 Personel

Pasukan AS di Timur Tengah Capai Lebih dari 50.000 Personel

by Taufik Hidayat
30 March 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Jumlah personel militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dilaporkan telah melampaui 50.000 orang, setelah adanya penambahan...

Next Post
Badan Pangan Nasional Kawal Pendistribusian Minyak Goreng

Vladimir Putin dan El Nino Bakal Bikin Krisis Minyak Goreng Terulang?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Update Harga BBM Maret 2026: Pertamax hingga Diesel Kompak Naik

Update Harga BBM Maret 2026: Pertamax hingga Diesel Kompak Naik

3 March 2026
Zohran Mamdani Batalkan Kebijakan Pro-Israel Warisan Wali Kota Sebelumnya

Zohran Mamdani Batalkan Kebijakan Pro-Israel Warisan Wali Kota Sebelumnya

5 January 2026

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini