Tuesday, April 21, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Sri Mulyani Ajak Investor Berinvestasi di Pembiayaan Hijau Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
14 September 2022
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani secara khusus mengundang investor dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam pembiayaan hijau yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Menurut dia, Indonesia telah berinovasi dengan merilis berbagai skema pembiayaan ramah lingkungan untuk mendukung pembangunan hijau, seperti green sukuk yang berbasis syariah dan sustainable development goals (SDG) bonds.

BACA JUGA

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah

Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan

“Saya ingin mengundang anda semua untuk mempelajari dan berpartisipasi dalam pembiayaan yang inovatif ini,” ujar di forum HSBC Summit 2022 pada Rabu, 14 September.

Dalam catatan redaksi, Indonesia menjadi salah satu negara terdepan di dunia yang mengembangkan instrumen pembiayaan hijau berbasis syariah. Tercatat bahwa hingga saat ini sudah ada dua produk green sukuk yang bernilai total 3,5 miliar dolar AS untuk pasar mancanegara dan Rp11,8 triliun di dalam negeri.

Lebih lanjut, Menkeu menerangkan pula jika dukungan pemerintah terhadap ekonomi hijau dibuktikan dengan rencana pemajakan karbon di dalam negeri.

“Kami juga memperkenalkan pajak karbon, khususnya untuk mendukung dunia usaha yang memiliki dampak karbon rendah,” tuturnya.

Meski demikian, bendahara negara mengaku skema pajak karbon belum dapat diterapkan karena masih dalam kajian implementasi mendalam.

“Perlu kalibrasi ulang secara terus-menerus karena hal ini (pajak karbon) dianggap masih memiliki dampak bagi pemulihan ekonomi nasional, apalagi setelah masa pandemi dan kini ada tenanan dari sisi suplai bahan pangan serta krisis energi,” jelas dia.

Tags: InvestorKemenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Strategi Mendag Zulkifli Hasan Jaga Stabilitas Harga Ayam

Next Post

Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan dengan Beli 1,2 Juta Ton Beras dari Petani Via Bulog

Related Posts

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah
Ekbis

Kasus CU Aek Nabara, BNI Komitmen Selesaikan Pengembalian Dana Nasabah

21 April 2026
Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan
Ekbis

Apresiasi Peserta Prestige, Prudential Syariah Perkuat Edukasi Kesehatan

20 April 2026
Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Pastikan Pertalite Tetap

18 April 2026
BTN Gandeng Indosat Perluas Akses Layanan Keuangan Digital
Ekbis

BTN Gandeng Indosat Perluas Akses Layanan Keuangan Digital

18 April 2026
Peran BPD Kian Strategis di Tengah Penurunan TKD
Ekbis

Peran BPD Kian Strategis di Tengah Penurunan TKD

17 April 2026
Brand Elektronik Raup Pertumbuhan hingga 200% di Tokopedia dan TikTok Shop
Ekbis

Brand Elektronik Raup Pertumbuhan hingga 200% di Tokopedia dan TikTok Shop

17 April 2026
Next Post
Jerman Tertarik Investasi Sektor Infrastruktur dan Energi

Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan dengan Beli 1,2 Juta Ton Beras dari Petani Via Bulog

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini