Tuesday, August 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sri Mulyani Ajak Investor Berinvestasi di Pembiayaan Hijau Indonesia

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
14 September 2022
in Ekbis
Sri Mulyani: Eselon I Kementerian Keuangan Harus Mengajar di STAN

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani secara khusus mengundang investor dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam pembiayaan hijau yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Menurut dia, Indonesia telah berinovasi dengan merilis berbagai skema pembiayaan ramah lingkungan untuk mendukung pembangunan hijau, seperti green sukuk yang berbasis syariah dan sustainable development goals (SDG) bonds.

BACA JUGA

Kemnaker Siapkan Nomenklatur Baru, Pemulung Akan Disebut Pemilah Sampah

Emirates Datangkan Pesawat Raksasa ke Indonesia, Pertamina Siapkan Pasokan Avtur

“Saya ingin mengundang anda semua untuk mempelajari dan berpartisipasi dalam pembiayaan yang inovatif ini,” ujar di forum HSBC Summit 2022 pada Rabu, 14 September.

Dalam catatan redaksi, Indonesia menjadi salah satu negara terdepan di dunia yang mengembangkan instrumen pembiayaan hijau berbasis syariah. Tercatat bahwa hingga saat ini sudah ada dua produk green sukuk yang bernilai total 3,5 miliar dolar AS untuk pasar mancanegara dan Rp11,8 triliun di dalam negeri.

Lebih lanjut, Menkeu menerangkan pula jika dukungan pemerintah terhadap ekonomi hijau dibuktikan dengan rencana pemajakan karbon di dalam negeri.

“Kami juga memperkenalkan pajak karbon, khususnya untuk mendukung dunia usaha yang memiliki dampak karbon rendah,” tuturnya.

Meski demikian, bendahara negara mengaku skema pajak karbon belum dapat diterapkan karena masih dalam kajian implementasi mendalam.

“Perlu kalibrasi ulang secara terus-menerus karena hal ini (pajak karbon) dianggap masih memiliki dampak bagi pemulihan ekonomi nasional, apalagi setelah masa pandemi dan kini ada tenanan dari sisi suplai bahan pangan serta krisis energi,” jelas dia.

Tags: InvestorKemenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Strategi Mendag Zulkifli Hasan Jaga Stabilitas Harga Ayam

Next Post

Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan dengan Beli 1,2 Juta Ton Beras dari Petani Via Bulog

Related Posts

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Ekbis

Kemnaker Siapkan Nomenklatur Baru, Pemulung Akan Disebut Pemilah Sampah

10 August 2026
pesawat raksasa Emirates di Indonesia
Ekbis

Emirates Datangkan Pesawat Raksasa ke Indonesia, Pertamina Siapkan Pasokan Avtur

10 August 2026
Bank Negara Indonesia (BNI)
Ekbis

BNI Perkuat Fundamental Bisnis di Bawah Danantara, Kredit Tembus Rp968,5 Triliun

10 August 2026
Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing
Ekbis

Kepailitan PT Dua Kuda Indonesia Jadi Ujian bagi Kepastian Hukum dan Investasi Asing

9 August 2026
PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok
Ekbis

PMSol Perluas Jejaring Bisnis Maritim Indonesia ke Pasar Tiongkok

8 August 2026
Batu Bara
Ekbis

HBA Agustus 2026 Turun 5,62 Persen, Jadi USD124,44 per Ton

8 August 2026
Next Post
Jerman Tertarik Investasi Sektor Infrastruktur dan Energi

Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan dengan Beli 1,2 Juta Ton Beras dari Petani Via Bulog

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini