Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

metaposmedia by metaposmedia
12 October 2023
in Ekbis
Soal Pedagang Pasar Tanah Abang Minta Tutup E-commerce, Menkop Teten: Itu Hanya Ekspresi Kemarahan Mereka

Jakarta,Metapos.id – Para pedagang di Pasar Tanah Abang meminta pemerintah agar segera menutup platform e-commerce, seperti Lazada, Shopee, dan Tokopedia. Hal ini dikarenakan sepinya penjualan di Pasar Tanah Abang semenjak adanya layanan e-commerce tersebut.

Menanggapi hal itu, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, pemerintah tidak akan menutup e-commerce karena transaksinya sendiri sudah diatur. Dia menilai, bahwa hal tersebut hanya bentuk kemarahan pada pedagang karena produknya sepi pembeli.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Ya, itu (ditutup) enggak benar, itu ekspresi kemarahan mereka karena produk UMKM yang dijual offline, salah satunya di Pasar Tanah Abang tidak bisa bersaing dengan masuknya barang online,” kata Teten kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 11 Oktober.

Teten menilai, alasan sepinya pembeli di Pasar Tanah Abang bukan karena metode penjualannya, baik secara online maupun offline. Sebab, mereka juga sudah menjual produknya di semua channel e-commerce, namun memang tetap belum bisa bersaing.

“Jadi, sebenarnya masalahnya bukan di online dan offline, karena mereka itu jual produknya di semua channel e-commerce, termasuk mereka melakukan live shopping. Tetapi, kan, live shopping enggak menggunakan influencer figur, jadi tetap enggak bisa bersaing, enggak ada penontonnya,” ucapnya.

Hingga saat ini, kata Teten, sebanyak 22 juta UMKM sudah berjualan secara online. Namun, tak sedikit pula yang bisa bertahan karena kalah bersaing di pasaran.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah tengah mengkaji tiga langkah strategis terkait permasalahan tersebut. Pertama, mengatur soal tata kelola platform digitalnya. Dalam hal ini, pemerintah sudah memisahkan antara e-commerce dan social media.

“Sehingga, dengan langkah ini diharapkan tidak ada monopoli juga,” tuturnya.

Lalu, upaya kedua adalah pemerintah mengatur arus masuk barang impor. Langkah ketiga adalah pengetatan perdagangan secara online.

Tags: E-commerceMenkop tetenMetapos.idPasar tanah Abang
Previous Post

Pemerintah RI Berencana Bangun Proyek Estate Sugar Cane

Next Post

Resmi Tersertifikasi ISCC untuk Produk Berkelanjutan, Chandra Asri Siap Hasilkan Produk Berbasis Bio

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Resmi Tersertifikasi ISCC untuk Produk Berkelanjutan, Chandra Asri Siap Hasilkan Produk Berbasis Bio

Resmi Tersertifikasi ISCC untuk Produk Berkelanjutan, Chandra Asri Siap Hasilkan Produk Berbasis Bio

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini