• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, February 20, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Lifestyle & Health

Sinyal XL Axiata Jangkau Puluhan Pulau Terpencil di Kepulauan Riau

metaposmedia by metaposmedia
2 July 2024
in Lifestyle & Health
Sinyal XL Axiata Jangkau Puluhan Pulau Terpencil di Kepulauan Riau
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, Metapos.id – Sinyal layanan internet PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) tersedia di puluhan pulau terpencil di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Saat ini, warga di sekitar 40 pulau terpencil di provinsi kepulauan itu telah dapat menikmati layanan internet XL Axiata untuk berbagai keperluan produktif. Total BTS di seluruh Kepri tidak kurang dari 1.750 unit, yang mayoritas merupakan BTS 4G. Ketersediaan layanan internet tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen XL Axiata mendukung program pemerintah dalam upaya pemerataan layanan data dan ekonomi digital hingga area terdepan. Di seluruh Kepri, saat ini jaringan 4G XL Axiata telah menjangkau sedikitnya 395 desa/kelurahan, 46 kecamatan dan 7 kabupaten.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan,”XL Axiata akan terus memperkuat layanan internet di pelosok area, termasuk pulau-pulau kecil yang terpencil di berbagai provinsi. Keberadaan jaringan dan layanan data yang baik di remote area akan memangkas kesenjangan digitalisasi dengan area perkotaan sehingga warga masyarakat setempat bisa mengakses berbagai layanan digital, terutama untuk tetap produktif dan kompetitif. Dengan begitu, percepatan pembangunan bisa pula terlaksana sesuai dengan kebutuhan. Kuatnya layanan data dan internet di Kepri juga memiliki nilai sangat strategis untuk ketahanan dan kedaulatan negara, mengingat letak geografis yang bersebelahan langsung dengan Singapura dan Malaysia.”

Gede menambahkan bahwa dalam 2 tahun terakhir di Kepri, XL Axiata telah meningkatkan kualitas layanan internet dengan menambahkan hampir 200 BTS dan lebih dari 1.000 BTS telah di-upgrade #JadiLebihBaik. Saat ini, perluasan jaringan dan peningkatan kualitas masih terus dilakukan terutama di Kepulauan Anambas, Kepulauan Bintan dan Kepulauan Karimun. Dalam 2 tahun terakhir pula, terjadi peningkatan trafik data sebesar 11% di seluruh Kepri.

Berikut ini pulau-pulau yang telah terjangkau jaringan 4G XL Axiata, yakni di Pulau Bintan, Pulau Kelong, Pulau Mantang, Pulau Numbing, Pulau Pengujan, Pulau Tambelan, Pulau Buru, Pulau Combol, Pulau Durai, Pulau Kundur, Pulau Sanglang Besar, Pulau Sugi Bawah, Pulau Tanjung Balai Karimun, Pulau Ungar, Pulau Air Asuk, Pulau Anambas, Pulau Impul, Pulau Jemaja, Pulau Kanan, Pulau Mengkait, Pulau Mubur, Pulau Siantan, Pulau Lingga, Pulau Selayar, Pulau Singkep, Pulau Natuna, Pulau Subi Kecil, Pulau Batam, Pulau Belakang Padang, Pulau Bulan, Pulau Buluh Batam, Pulau Galang, Pulau Kasu, Pulau Nipa, Pulau Pemping, Pulau Rempang, Pulau Sekokok, Pulau Teluk Bakau, Pulau Bintan, dan Pulau Penyengat.

Secara keseluruhan di Kepri dan pulau sekitarnya, trafik penggunaan layanan internet tertinggi di Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjung Pinang. Ketiga area tersebut juga memang merupakan area perkotaan dengan pendudukan terbesar juga di Kepri. Total jumlah pelanggan di seluruh Kepri sekitar 500 ribu pelanggan.

“Upaya penyediaan layanan internet berkualitas telah XL Axiata laksanakan selama ini hingga ke pulau-pulau terpencil di Kepri agar juga bisa mendukung upaya #kemudahan dan peningkatan literasi digital masyarakat. Selain itu, kami juga menyediakan layanan internet dengan harga terjangkau semua kalangan agar semua warga memiliki kesempatan memanfaatkan layanan internet untuk tujuan produktif dan positif lainnya,” lanjut Gede.

Untuk bisa menyediakan jaringan internet 4G di area kepulauan terpencil tersebut, XL Axiata menggunakan koneksi melalui backbone milik sendiri dan juga kemitraan dengan pihak lain, termasuk untuk penggunaan satelit.

Di Sumatera, termasuk Kepri, XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak lebih dari 12 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 38 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G. XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Kepulauan riauMetapos.idXL axiata
metaposmedia

metaposmedia

Related Posts

Sikat Gigi Saat Puasa, Haram atau Boleh? Ini Jawaban Ulama

Sikat Gigi Saat Puasa, Haram atau Boleh? Ini Jawaban Ulama

by Taufik Hidayat
20 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bulan Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki kualitas ibadah sekaligus menjaga diri dari hal-hal yang...

Suara Tadarus Dipersoalkan, WNA Mengamuk di Musala Gili Trawangan

Suara Tadarus Dipersoalkan, WNA Mengamuk di Musala Gili Trawangan

by Taufik Hidayat
20 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Aksi seorang perempuan warga negara asing (WNA) yang mengamuk di sebuah musala di kawasan Gili Trawangan, Lombok...

Hasil Uji Rambut Ungkap Konsumsi MDMA, Eks AKBP Didik Dipecat dan Jadi Tersangka

Hasil Uji Rambut Ungkap Konsumsi MDMA, Eks AKBP Didik Dipecat dan Jadi Tersangka

by Desti Dwi Natasya
20 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Istri dari eks Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro, Miranti Afriana, serta Polwan Aipda Dianita Agustina dinyatakan...

Ramadhan Perdana, DKI Ketatkan Hiburan Malam dan Harga Pangan

Ramadhan Perdana, DKI Ketatkan Hiburan Malam dan Harga Pangan

by Taufik Hidayat
20 February 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Mengawali Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis, mulai dari penguatan pengawasan...

Next Post
Pertama Kalinya dari Unicharm1! Peluncuran Produk Edisi Terbatas Dengan Bio Material2 dari 3 Kategori

Pertama Kalinya dari Unicharm1! Peluncuran Produk Edisi Terbatas Dengan Bio Material2 dari 3 Kategori

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Meriahkan Perayaan Imlek XL SATU Hadirkan Promo CUAN DEALS

Meriahkan Perayaan Imlek XL SATU Hadirkan Promo CUAN DEALS

24 January 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

25 December 2025

Trending.

Nisfu Syaban 1447 H Dimulai Senin Malam, 2 Februari 2026, Ini Jadwal Ibadah yang Dianjurkan

Puasa Nisfu Syaban 1447 H Jatuh Selasa 3 Februari 2026, Berikut Waktu Pelaksanaan dan Niatnya

2 February 2026
Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

Heboh Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie

3 February 2026
Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini