Sunday, August 23, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sering Tidur Larut? Ini Dampaknya bagi Tinggi Badan Anak

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
23 August 2026
in Lifestyle & Health
Sering Tidur Larut? Ini Dampaknya bagi Tinggi Badan Anak

Metapos.id, Jakarta – Kebiasaan tidur terlalu larut ternyata dapat berpengaruh terhadap proses pertumbuhan anak, termasuk perkembangan tinggi badan. Anak yang sering kurang tidur berisiko mengalami pertumbuhan yang kurang optimal.

Dosen IPB University dari Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz), dr. Ditia Gilang Shah Putra Rahim, SpA, MARS, menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan produksi hormon pertumbuhan.

BACA JUGA

Wayne Rooney Ungkap Alasan Operasi Hidung

Foto Barcelona Picu Rumor Suga dan Go Ara

“Benar. Kebiasaan tidur terlalu malam dapat memengaruhi tinggi badan anak. Anak yang kurang tidur berisiko memiliki tinggi badan yang lebih pendek. Hal ini berhubungan dengan produksi hormon pertumbuhan yang paling banyak keluar selama anak tidur,” ujarnya dikutip dari laman IPB University.

Hormon pertumbuhan diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak. Produksinya mencapai puncak ketika anak memasuki fase tidur dalam atau deep slow-wave sleep (SWS), yang merupakan bagian dari tidur non-rapid eye movement (NREM).

Pada fase tersebut, hormon pertumbuhan dilepaskan ke aliran darah. Hormon ini kemudian membantu memperbaiki jaringan tubuh, membangun otot, serta mendukung kekuatan tulang.

Pertumbuhan tinggi badan memang mengalami peningkatan pesat ketika anak memasuki masa pubertas. Namun, kondisi tersebut sebaiknya didukung sejak sebelum pubertas melalui kebiasaan hidup yang sehat.

Asupan Bergizi Tak Kalah Penting

Selain mencukupi kebutuhan tidur, orangtua juga perlu memperhatikan pola makan anak. Susu saja tidak cukup untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan secara optimal.

“Jadi konsumsi susu saja tidak cukup. Harus ada kombinasi dari variasi zat gizi makro dan mikro yang seimbang,” kata dr. Gilang, dikutip dari berbagai sumber,  (23/08/2026).

Anak membutuhkan berbagai nutrisi, seperti karbohidrat kompleks, protein hewani, lemak, vitamin D, vitamin K, kalsium, zink, magnesium, dan fosfor. Berbagai zat gizi tersebut berperan dalam mendukung perkembangan tulang dan pertumbuhan tubuh.

Sementara itu, suplemen hanya diperlukan sebagai tambahan apabila anak mengalami kekurangan nutrisi tertentu atau memiliki gangguan dalam penyerapan zat gizi.

Orangtua juga disarankan membiasakan anak tidur dan bangun pada waktu yang konsisten. Aktivitas fisik secara rutin juga penting untuk menunjang tumbuh kembang.

Selain itu, penggunaan gawai sebaiknya dihentikan setidaknya satu jam sebelum anak tidur agar waktu istirahat lebih berkualitas.

Kebutuhan Tidur Anak Berdasarkan Usia

Kebutuhan tidur anak berbeda-beda berdasarkan kelompok usia. Berikut rekomendasi durasi tidur dalam 24 jam:

– Bayi 4-12 bulan: 12-16 jam, termasuk tidur siang.

– Anak usia 1-2 tahun: 11-14 jam, termasuk tidur siang.

– Anak usia 3-5 tahun: 10-13 jam, termasuk tidur siang.

– Anak usia 6-12 tahun: 9-12 jam.

– Remaja usia 13-18 tahun: 8-10 jam.

Karena itu, orangtua perlu memastikan anak memperoleh waktu tidur yang cukup, pola makan bergizi seimbang, serta aktivitas fisik yang sesuai dengan usianya. Ketiga faktor tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan anak secara optimal.

Tags: gizi anakhormon pertumbuhanMetapos.idpertumbuhan anakpola tidur anaktidur anaktinggi badan anak
Previous Post

Samsung Siapkan Imbal Hasil Rp1.300 Triliun untuk Pemegang Saham

Next Post

Arsenal Menggila, Man United dan Tottenham Tumbang

Related Posts

Wayne Rooney menjalani operasi hidung setelah dua kali mengalami patah tulang selama berkarier sebagai pesepakbola dan baru menjalani prosedur tersebut tahun ini.
Lifestyle & Health

Wayne Rooney Ungkap Alasan Operasi Hidung

22 August 2026
Suga BTS dan Go Ara dirumorkan berpacaran setelah mengunggah foto Sagrada Familia di Barcelona pada hari yang sama.
Lifestyle & Health

Foto Barcelona Picu Rumor Suga dan Go Ara

22 August 2026
Yoo Ah In Mulai Lembaran Baru di Agensi Baru
Lifestyle & Health

Yoo Ah In Mulai Lembaran Baru di Agensi Baru

21 August 2026
PEFINDO Angkat Ignatius Girendroheru Jadi Direktur Utama
Lifestyle & Health

Combiphar Rayakan 55 Tahun Lewat Turnamen Golf Internasional

21 August 2026
Sakamoto Days Season 2 Hadir Januari 2027
Lifestyle & Health

Sakamoto Days Season 2 Hadir Januari 2027

21 August 2026
Kasus Hong Min-gi Memanas, Bukti Baru Muncul
Lifestyle & Health

Kasus Hong Min-gi Memanas, Bukti Baru Muncul

21 August 2026
Next Post
Siswa SD di Sulteng Rasakan Manfaat Program MBG

Arsenal Menggila, Man United dan Tottenham Tumbang

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini