Tuesday, October 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Sejarah Kata “OK” yang Dipakai Seluruh Dunia, Berawal dari Salah Eja

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
30 May 2026
in Lifestyle & Health
Sejarah Kata “OK” yang Dipakai Seluruh Dunia, Berawal dari Salah Eja

Metapos.id, Jakarta – Kata “OK” menjadi salah satu istilah yang paling sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia, memakainya untuk menyatakan persetujuan, konfirmasi, atau menandakan bahwa sesuatu berjalan dengan baik.

Meski sangat populer, tidak banyak orang mengetahui asal-usul kata tersebut. Faktanya, istilah “OK” sudah muncul sejak lebih dari 180 tahun lalu di Amerika Serikat.

BACA JUGA

Mike Flanagan Buka Peluang Lanjutkan Serial Carrie ke Musim Kedua

Debut Megawati di Hyundai Hillstate Langsung Hadapi Runner Up Liga Korea

Peneliti bahasa Allen Walker Read mengungkap sejarah kata itu melalui penelitiannya pada dekade 1960-an. Ia menemukan bahwa penggunaan “OK” pertama kali tercatat dalam surat kabar Boston Post pada 23 Maret 1839.

Kala itu, redaktur Boston Post, Charles Gordon Greene, memperkenalkan “OK” sebagai singkatan dari “oll korrect”. Ungkapan tersebut merupakan bentuk humor dari frasa “all correct” yang berarti “semuanya benar”.

Pada era tersebut, masyarakat Amerika tengah menggemari tren membuat singkatan dan plesetan kata. Karena tren itu berkembang luas, istilah “OK” dengan cepat menarik perhatian publik.

Namun, sebelum asal-usulnya terungkap, berbagai spekulasi sempat bermunculan. Sebagian orang mengaitkannya dengan bahasa suku Indian, sementara yang lain menghubungkannya dengan nama merek tertentu.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan “OK” terus meluas ke berbagai belahan dunia. Selain mudah diucapkan, kata tersebut juga singkat dan mudah dipahami.

Di Indonesia, istilah itu kemudian diserap menjadi “oke”. KBBI mendefinisikannya sebagai kata yang digunakan untuk menyatakan persetujuan atau menunjukkan bahwa suatu keadaan tidak bermasalah.

Hingga kini, kata “OK” maupun “oke” tetap menjadi bagian penting dalam komunikasi modern. Karena sifatnya yang sederhana dan universal, istilah tersebut digunakan oleh jutaan orang setiap hari.

Tags: asal-usul katabahasa Inggrisbudaya populerkata okeKBBIMetapos.idOKsejarah bahasasingkatan
Previous Post

Gultik Blok M Bertahan di Tengah Tren Kuliner Modern Jakarta

Next Post

Heimir Hallgrimsson Sebut Protes Pro-Palestina Ganggu Jalannya Pertandingan

Related Posts

Mike Flanagan Buka Peluang Lanjutkan Serial Carrie ke Musim Kedua
Lifestyle & Health

Mike Flanagan Buka Peluang Lanjutkan Serial Carrie ke Musim Kedua

13 October 2026
Debut Megawati di Hyundai Hillstate Langsung Hadapi Runner Up Liga Korea
Lifestyle & Health

Debut Megawati di Hyundai Hillstate Langsung Hadapi Runner Up Liga Korea

13 October 2026
RJ Mitte, pemeran Walter White Jr. dalam Breaking Bad sekaligus aktivis disabilitas, meninggal dunia pada usia 34 tahun di Texas.
Lifestyle & Health

Bryan Cranston Berduka atas Kepergian RJ Mitte

13 October 2026
Tak Perlu Takut Gagal, Ini Tips Memakai Eyeliner bagi Pemula
Lifestyle & Health

Tak Perlu Takut Gagal, Ini Tips Memakai Eyeliner bagi Pemula

13 October 2026
The Lament of Autumn dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan. Drama China ini mengisahkan romansa, percobaan pembunuhan, dan intrik militer era Republik Tiongkok.
Lifestyle & Health

Sinopsis The Lament of Autumn, Cinta dan Intrik Militer

13 October 2026
Peter Surya Wijaya berbagi pandangan tentang pemilihan cerita, kolaborasi tim, dan kepercayaan penonton sebagai eksekutif produser film Ghosthing.
Lifestyle & Health

Peter Surya Wijaya Ungkap Strategi di Balik Ghosthing

13 October 2026
Next Post
Pria Berinisial I Ditemukan Tewas di Tol Jagorawi Jakarta Timur

Heimir Hallgrimsson Sebut Protes Pro-Palestina Ganggu Jalannya Pertandingan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini