Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ruwahan Betawi: Warisan Tradisi Spiritual Menyambut Bulan Suci Ramadan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
12 February 2026
in Lifestyle & Health
Ruwahan Betawi: Warisan Tradisi Spiritual Menyambut Bulan Suci Ramadan

Metapos.id, Jakarta – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat Betawi masih melestarikan sebuah tradisi turun-temurun yang dikenal dengan sebutan ruwahan. Tradisi ini umumnya dilaksanakan pada bulan Syaban sebagai bentuk persiapan spiritual, mental, dan sosial sebelum memasuki bulan penuh berkah.

Ruwahan tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga mengandung nilai budaya, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur. Hingga saat ini, tradisi tersebut masih hidup dan berkembang di berbagai wilayah seperti Jakarta, Bekasi, Depok, serta daerah lain yang memiliki komunitas Betawi yang kuat.

BACA JUGA

Netflix Rombak Struktur Operasional, Sekitar 1.000 Karyawan Terdampak

Agnez Mo Bakal Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, ruwahan menjadi simbol keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar. Perpaduan nilai religius dan sosial menjadikan ruwahan sebagai warisan budaya Betawi yang tetap relevan di tengah perubahan zaman.

Rangkaian Tradisi Ruwahan

1. Doa bersama dan pengajian keluarga

Ruwahan diawali dengan kegiatan pengajian yang melibatkan keluarga serta warga sekitar. Rangkaian doa biasanya diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa-doa ini dipanjatkan sebagai bentuk permohonan ampunan, keberkahan hidup, serta doa bagi anggota keluarga yang telah wafat.

2. Tradisi mengenang leluhur

Bagi masyarakat Betawi, ruwahan juga menjadi momen spiritual untuk mengenang jasa para leluhur. Tradisi ini mengajarkan pentingnya menjaga ingatan terhadap sejarah keluarga serta menanamkan nilai penghormatan terhadap asal-usul kepada generasi penerus.

3. Ziarah kubur dan kebersihan lingkungan

Sebagian keluarga melanjutkan ruwahan dengan kegiatan ziarah kubur. Selain berdoa, masyarakat juga melakukan kerja bakti dan membersihkan lingkungan sekitar sebagai simbol kesiapan lahir dan batin dalam menyambut Ramadan.

4. Mandi air merang sebagai simbol penyucian diri

Tradisi mandi menggunakan air rendaman merang atau batang padi yang dibakar masih dikenal dalam budaya Betawi. Meski tidak lagi dilakukan secara luas, tradisi ini dimaknai sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan suci.

5. Makan bersama hidangan khas Betawi

Ruwahan biasanya ditutup dengan makan bersama yang melibatkan keluarga dan tetangga. Hidangan khas Betawi seperti ketupat sayur, semur, asinan, dan aneka kue tradisional menjadi pelengkap yang mempererat hubungan sosial dan silaturahmi.

6. Berbagi sembako kepada sesama

Kegiatan berbagi bahan kebutuhan pokok menjadi bagian penting dalam tradisi ruwahan. Praktik ini mencerminkan nilai gotong royong, solidaritas sosial, dan rasa syukur, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama menjelang Ramadan.

Makna Ruwahan bagi Masyarakat Betawi

Secara spiritual, ruwahan menjadi momentum refleksi diri dan peningkatan kualitas ibadah. Dari sisi sosial, tradisi ini memperkuat ikatan kekeluargaan, persaudaraan, dan kepedulian antarwarga. Sementara secara budaya, ruwahan menjadi identitas khas masyarakat Betawi yang memperkaya khazanah tradisi Indonesia.

Di tengah arus modernisasi, ruwahan tetap bertahan sebagai simbol nilai religius, penghormatan terhadap leluhur, dan semangat kebersamaan Tradisi ini.

Tags: BetawiKebersamaanmenyambutMetapos.idpenuh berkahpersiapan spiritualRamadhanRuwahanTradisi budaya
Previous Post

Biodata Alya Putri, Selebgram yang Diduga Hapus Foto Nikah Usai Suami Terseret Isu Pelecehan

Next Post

Akses Jalan Rumah Prabowo Bojong Koneng Terendam Banjir

Related Posts

Netflix Rombak Struktur Operasional, Sekitar 1.000 Karyawan Terdampak
Lifestyle & Health

Netflix Rombak Struktur Operasional, Sekitar 1.000 Karyawan Terdampak

15 October 2026
Agnez Mo Bakal Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood
Lifestyle & Health

Agnez Mo Bakal Punya Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood

15 October 2026
Sinopsis Street Fighter 2026, Ryu dan Ken Kembali Bertarung
Lifestyle & Health

Sinopsis Street Fighter 2026, Ryu dan Ken Kembali Bertarung

15 October 2026
Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi
Lifestyle & Health

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

15 October 2026
Drama Indonesia Tembus Pasar Global Lewat Kolaborasi MD dan iQIYI
Lifestyle & Health

Drama Indonesia Tembus Pasar Global Lewat Kolaborasi MD dan iQIYI

14 October 2026
Otak Pembunuhan Tupac Shakur Dijatuhi Hukuman hingga Seumur Hidup
Lifestyle & Health

Otak Pembunuhan Tupac Shakur Dijatuhi Hukuman hingga Seumur Hidup

14 October 2026
Next Post
Akses Jalan Rumah Prabowo Bojong Koneng Terendam Banjir

Akses Jalan Rumah Prabowo Bojong Koneng Terendam Banjir

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini