Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo bersama Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitulu, Komisaris Utama Bank BTN Chandra Hamzah dan Wakil Komisaris Utama Bank BTN Iqbal Latanro berbincang di sela Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSB) Bank BTN di Jakarta, Selasa (18/10). RUPSLB Bank BTN menyetujui penerbitan saham baru melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 4,6 miliar saham Seri B dengan nilai nominal Rp500 per saham. Bank BTN akan menggunakan dana hasil rights issue untuk meningkatkan kapasitas perseroan dalam penyaluran kredit untuk mendukung Program Perumahan Nasional, khususnya Program Pemerintah Sejuta Rumah.
UMP 2026 Belum Diumumkan hingga Pertengahan Desember, Menaker Minta Publik Menunggu
Metapos.id, Jakarta – Hingga pertengahan Desember 2025, pemerintah belum mengumumkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli belum...



















