Tuesday, August 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ribuan Warga Kepung Kantor Gubernur Sumut, Tuntut Penutupan PT Toba Pulp Lestari

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
12 November 2025
in Nasional
Ribuan Warga Kepung Kantor Gubernur Sumut, Tuntut Penutupan PT Toba Pulp Lestari

Metapos.id, Jakarta – Ribuan massa memadati Kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (10/11/2025). Mereka menuntut pemerintah provinsi segera mencabut izin operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang dinilai telah mengambil alih tanah adat di kawasan Danau Toba.

Aksi ini dilakukan saat Gubernur Sumut, Bobby Nasution, diketahui tengah berada di Jakarta. Massa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat adat dan mahasiswa—termasuk perwakilan dari Universitas HKBP Nommensen—membawa spanduk bertuliskan penolakan terhadap keberadaan PT TPL, seperti “TPL Harus Angkat Kaki dari Tano Batak” dan “Tutup TPL”.

BACA JUGA

Challenge Hafalan Al-Qur’an Berimbalan Miras di The Sounds Project Diselidiki Polisi

Karhutla Terjadi di Berbagai Wilayah, DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Penanganan

Sebelum berorasi, peserta aksi menggelar doa bersama yang dipimpin oleh para pemuka agama.

Koordinator aksi, Roki Pasaribu, menyatakan bahwa masyarakat adat telah lama merasakan dampak buruk dari aktivitas perusahaan tersebut. Ia menuding PT TPL telah merampas wilayah adat untuk kepentingan bisnisnya.

“Sudah banyak bukti bagaimana hutan kami ditebangi dan diganti dengan tanaman eukaliptus,” ujar Roki dalam orasinya.

Ia juga menegaskan bahwa massa menunggu Gubernur Sumut untuk turun langsung menemui mereka.

“Kantor Gubernur yang kau duduki bukan dibangun oleh TPL, tapi dari pajak rakyat. Kami datang ke sini bukan untuk main-main, tapi menuntut agar PT TPL ditutup,” tegas Roki.

 

 

Tags: Bobby NasutionDanau tobaGubernur SumateramencabutMetapos.idTPL
Previous Post

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Next Post

Timnas Indonesia U-23 Fokus Adaptasi Gaya Main Indra Sjafri Jelang Uji Coba Lawan Mali

Related Posts

Ilustrasi minuman keras
Nasional

Challenge Hafalan Al-Qur’an Berimbalan Miras di The Sounds Project Diselidiki Polisi

11 August 2026
Karhutla Terjadi di Berbagai Wilayah, DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Penanganan
Nasional

Karhutla Terjadi di Berbagai Wilayah, DPR Desak Pemerintah Tingkatkan Penanganan

11 August 2026
MUI Beri Peringatan Jelang HUT RI, Busana Karnaval hingga Uang Lomba
Nasional

MUI Beri Peringatan Jelang HUT RI, Busana Karnaval hingga Uang Lomba

11 August 2026
aturan baru MBG
Nasional

BGN Tetapkan Batas Konsumsi MBG, Siswa Diminta Tak Bawa Makanan Pulang

11 August 2026
Wacana Pilkada Tanpa Wakil Mencuat, 4 Kepala Daerah Ini Pernah Konflik dengan Wakilnya
Nasional

Wacana Pilkada Tanpa Wakil Mencuat, 4 Kepala Daerah Ini Pernah Konflik dengan Wakilnya

11 August 2026
Tak Ada Opsi Merumahkan PPPK, Pemerintah Salurkan Rp19 Triliun ke Pemda
Nasional

Tak Ada Opsi Merumahkan PPPK, Pemerintah Salurkan Rp19 Triliun ke Pemda

11 August 2026
Next Post
Timnas Indonesia U-23 Fokus Adaptasi Gaya Main Indra Sjafri Jelang Uji Coba Lawan Mali

Timnas Indonesia U-23 Fokus Adaptasi Gaya Main Indra Sjafri Jelang Uji Coba Lawan Mali

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini