• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, April 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Nasional

Ramadan 2026 Tak Seragam, Waketum MUI: Perbedaan Bukan Alasan Perpecahan

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
16 February 2026
in Nasional
Ramadan 2026 Tak Seragam, Waketum MUI: Perbedaan Bukan Alasan Perpecahan
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta — Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. M Cholil Nafis, menyampaikan bahwa penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi berpotensi berbeda di tengah masyarakat Muslim Indonesia.

Ia mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan tersebut secara bijak dan dewasa, serta tidak menjadikannya sebagai pemicu konflik. Menurutnya, perbedaan penetapan awal Ramadan merupakan bagian dari khilafiyah fikriyah, yakni perbedaan pandangan keilmuan yang wajar dalam tradisi keislaman.

“Kita perlu memahami bahwa ini adalah perbedaan pemikiran, bukan persoalan yang harus dipertentangkan. Masyarakat diharapkan mampu menyikapinya dengan kedewasaan dan menjadikannya sebagai sarana untuk memperluas pemahaman, bukan memperbesar perbedaan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Kiai Cholil mengungkapkan, sebagian umat Muslim telah menetapkan 18 Februari 2026 sebagai awal Ramadan. Namun, di sisi lain terdapat pandangan yang menyebutkan bahwa posisi hilal pada tanggal tersebut belum memenuhi kriteria untuk penetapan awal bulan puasa.

Ia menjelaskan, derajat hilal diperkirakan masih berada di bawah ambang batas 3 derajat.

Sementara itu, berdasarkan kesepakatan kriteria Mabims forum ulama yang melibatkan Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei Darussalam hilal dinyatakan dapat terlihat apabila telah berada di atas 3 derajat.

“Kondisi inilah yang memunculkan kemungkinan perbedaan penetapan. Ada yang memulai puasa pada 18 Februari, dan ada pula yang pada 19 Februari. Hal ini perlu disikapi dengan sikap saling menghormati dan saling memahami,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi gesekan sosial yang merusak persatuan umat.

“Esensi utamanya adalah bagaimana kita menjalankan ibadah dengan khusyuk, menjaga persaudaraan, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Jangan sampai perbedaan justru menjauhkan kita dari semangat persatuan dan nilai-nilai Islam,” pungkasnya.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: khilafiyah fikriyahMetapos.idpemahamanpenentuanRamadanukhuwah Islamiyah
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Gempa ke Sulawesi Utara dan Maluku Utara

by Rahmat Herlambang
2 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bank Mandiri bantuan gempa disalurkan kepada masyarakat terdampak di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Oleh karena itu,...

AS vs Iran Makin Panas, Trump Ancam “Zaman Batu”, Iran Tak Gentar

AS vs Iran Makin Panas, Trump Ancam “Zaman Batu”, Iran Tak Gentar

by Taufik Hidayat
2 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat pada awal April 2026. Presiden Donald Trump memperingatkan akan...

MBG 2026 Dipangkas Jadi 5 Hari, Gaji Pegawai SPPG Tetap Utuh

MBG 2026 Dipangkas Jadi 5 Hari, Gaji Pegawai SPPG Tetap Utuh

by Taufik Hidayat
2 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Pemerintah memastikan gaji pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap pada 2026. Kebijakan ini berlaku meski jadwal...

Isu Raja Charles III Masuk Islam Muncul Lagi, Dipicu Pernyataan Giuliani

Isu Raja Charles III Masuk Islam Muncul Lagi, Dipicu Pernyataan Giuliani

by Taufik Hidayat
2 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta - Rudy Giuliani kembali memicu kontroversi. Ia menyebut Raja Charles III sebagai seorang Muslim. Ia menyampaikan pernyataan itu...

Next Post
Presiden Prabowo Bidik Sumber Baru Pendapatan Negara dari Sektor Minerba

Prabowo Bertolak ke AS Pekan Ini, Siap Teken Perjanjian Tarif Dagang 19 Persen

Recommended.

Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Bubarkan 7 Perusahaan Pelat Merah

29 December 2023
Beras Impor Masuk RI Sepanjang Januari 2023 Capai 190.000 Ton

Beras Impor Masuk RI Sepanjang Januari 2023 Capai 190.000 Ton

1 February 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini