Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

PT KBI Mendorong Kesejahteraan Petani Penggarap Kedelai Melalui Program Bantuan Bergulir

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
10 October 2023
in Ekbis
PT KBI Mendorong Kesejahteraan Petani Penggarap Kedelai Melalui Program Bantuan Bergulir

Jakarta,Metapos.id – PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) telah memulai langkah baru dalam menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang melibatkan Fakultas Teknologi Pertanian dan Biosistem Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Asosiasi Masyarakat Kedelai Lokal Nusantara (Asmakara). Langkah ini bertujuan untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan di wilayah Kabupaten Klaten, Yogyakarta, dengan fokus pada para petani yang menggarap tanaman kedelai. Aksi ini menjadi bukti konkret komitmen PT KBI dalam berkontribusi pada perkembangan pertanian lokal.

Program TJSL yang bernama Bantuan Pendanaan pada Petani Penggarap Kedelai ini merupakan upaya PT KBI untuk menjawab tantangan dan mengatasi permasalahan hulu hingga hilir para petani penggarap yang selama ini belum memiliki lahan sawahnya sendiri. Dengan dibangunnya sebuah ekosistem dengan sistem Triple Helix, yaitu sistem kemitraan yang meliputi peran offtaker industry, Akademisi, dan Pemerintah Wilayah Kabupaten Klaten. Petani penggarap dapat menggunakan lahan yang dimiliki oleh pemerintah setempat dan kemudian hasil panennya dapat masuk ke resi gudang dan akan dijual kepada para standby buyer yang sudah dilibatkan dalam ekosistem ini. Kesinambungan kerja yang dibangun dapat menjadi sebuah solusi untuk peningkatan ekonomi maupun kesejahteraan dari para petani penggarap.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Program Penyaluran Bantuan Dana ini diberikan kepada 55 petani penggarap kedelai dengan alokasi lahan 10 Ha di daerah Kabupaten Klaten dan Kabupaten Bantul. Program tersebut terdiri dari kemitraan dan pendataan Kelompok Tani Kedelai, Pendampingan dan Pelatihan Standard Operating Procedure (SOP) Budidaya Kedelai, dan Penanganan Pasca Panen Kedelai Lokal di petani. Harapannya, program tersebut dapat meningkatkan upaya budidaya kedelai dan kemandirian pangan kedelai serta meningkatkan pengetahuan dan hasil panen bagi petani penggarap dan kelompok petani.

Budi Susanto, Plt Direktur Utama PT KBI, menegaskan, “Kami bertekad untuk menciptakan sebuah ekosistem di mana petani penggarap yang tidak memiliki lahan sendiri dapat menikmati hasil jerih payah mereka setelah masa panen. Kita semua tahu bahwa kedelai adalah komoditas yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia dan bahkan dunia. Sebagai salah satu komoditas makanan pokok, permintaan akan kedelai terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus bertambah setiap tahunnya. Namun, dalam realitas ini, peningkatan produksi kedelai oleh petani harus diiringi dengan dukungan kemitraan yang memadai.”

“Dengan program bantuan ini, petani penggarap tidak perlu khawatir tentang modal untuk

penanaman, pemasaran produk mereka, bahkan modal awal yang kami berikan dapat digunakan untuk musim tanam berikutnya. Kami berharap bahwa inisiatif ini akan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan para petani, khususnya para petani penggarap,” ujar Budi.

Hasil panen kedelai dari para petani penggarap akan secara resmi tercatat dalam Sistem Resi Gudang (SRG) milik PT KBI. Langkah ini bertujuan untuk menyediakan kemudahan bagi para petani penggarap ketika mereka berencana untuk melakukan transaksi jual-beli. Dengan adanya pihak pembeli yang siap sedia, para petani penggarap dapat mengalami secara nyata hasil jerih payah yang telah mereka upayakan selama ini.

Tags: Kesejahteraan petaniMetapos.idPT Kbi
Previous Post

Binus University Memberikan Pelatihan dan Pendampingan Bagi Kelompok Tani Ikan di Bogor

Next Post

Wamen BUMN Tepis Kabar Rosneft Hengkang dari Proyek NGRR Tuban

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Wamen BUMN Tepis Kabar Rosneft Hengkang dari Proyek NGRR Tuban

Wamen BUMN Tepis Kabar Rosneft Hengkang dari Proyek NGRR Tuban

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini