Tuesday, June 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Penyebab Kenaikan Harga Tahu, Tempe hingga Beras, Ini Pendapat BPS

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
1 November 2022
in Ekbis
Inflasi Juli Tembus 4,94 Persen, Tertinggi Sejak Oktober 2015

JAKARTA,Metapos.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mendapati bahwa di tengah tren penurunan harga beberapa komoditas pangan telah terjadi anomali tersendiri untuk sejumlah jenis bahan konsumsi.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan komoditas yang dimaksud adalah beras dan juga tahu tempe yang berasal bahan baku kedelai.

BACA JUGA

Harga Avtur Juni 2026 Turun, Ini Daftar Tarif Baru di Bandara Utama

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik

“Kalau kita lihat beras misalnya, ini memang mengalami peningkatan dari rata-rata Rp11.720 perkilo di September 2022 menjadi Rp11.850 per kilo pada Oktober 2022,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di Jakarta pada Selasa, 1 November.

Menurut Setianto, pada bulan lalu beras mengalami inflasi 1,13 persen secara bulanan atau month to month (mtm).

Adapun untuk komoditas kedelai, utamanya tahu dan tempe, keduanya kompak mengalami kenaikan. Dijelaskan harga tahu merangkak dari Rp11.330 per kilo menjadi Rp11.438 perkilo.

Pun demikian dengan bahan pangan tempe yang melesat jadi Rp12.667 per kilo dari sebelumnya hanya Rp12.421 per kilo.

“Harga kedelai terus mengalami peningkatan dari 606 dolar AS perton saat Januari 2022 menjadi 664 dolar AS perton pada September 2022.

Secara general, inflasi kelompok makanan pada bulan lalu mengalami penurunan alias deflasi minus 1,49 persen mtm dari sebelumnya minus 0,68 persen mtm.

“Komponen bahan makanan kembali mengalami deflasi dan lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya,” tutup Setianto.

Tags: BpsMetapos.idTahuTempe
Previous Post

Suku Bunga BI Hampir Pasti Naik Lagi Bulan Ini?

Next Post

Jumlah Tenaga Kerja Industri Naik, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Kompetensi

Related Posts

Arsenal Akhiri Penantian 22 Tahun, Gelar Parade Juara Liga Premier
Ekbis

Harga Avtur Juni 2026 Turun, Ini Daftar Tarif Baru di Bandara Utama

1 June 2026
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik
Ekbis

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Juni 2026, Dexlite Turun dan Pertamax Turbo Naik

1 June 2026
Kolaborasi Lisa, Anitta, dan Rema Ramaikan Piala Dunia FIFA 2026
Ekbis

Pemerintah Yakin Rupiah Pulih Seiring Kuatnya Ekonomi Nasional

1 June 2026
Menkop Ferry Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Ekbis

Menkop Ferry Targetkan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

31 May 2026
Ekspor Beras RI ke Malaysia Siap Jalan, Bulog Targetkan Harga Untungkan Petani
Ekbis

Ekspor Beras RI ke Malaysia Siap Jalan, Bulog Targetkan Harga Untungkan Petani

30 May 2026
BUMA International Catat Pemulihan Kinerja di Tengah Musim Hujan
Ekbis

Bank Mandiri Taspen Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Lansia Indonesia

30 May 2026
Next Post
Kerja Sama Ekonomi Terbaru dengan Jepang Siap Diumumkan di KTT G20

Jumlah Tenaga Kerja Industri Naik, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Kompetensi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini