Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Pengembangan Industri Halal Jadi Kunci Ekonomi Syariah yang Berkelanjutan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
29 October 2023
in Ekbis
Pengembangan Industri Halal Jadi Kunci Ekonomi Syariah yang Berkelanjutan

Jakarta,Metapos.id – Akselerasi pengembangan industri halal Indonesia berperan strategis dalam pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal ini mendorong Indonesia memantapkan posisinya sebagai pemimpin global di sektor halal, khususnya dalam bidang produksi makanan halal dan fesyen sebagaimana tecermin dari posisi Indonesia yang menduduki peringkat ke-2 dari semula peringkat 4 dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah global.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Peningkatan peringkat State of the Global Islamic Economy (SGIE) tersebut secara signifikan diraih Indonesia dari meningkatnya industri makanan halal.

Deputi Gubernur BI, Doni P. Joewono menyampaikan tiga kunci yang dapat mendukung membaiknya peringkat sektor halal yaitu meningkatnya ekspor pangan halal ke negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), peluncuran sistem kodifikasi produk halal dan digitalisasi sertifikasi halal.

Doni menekankan Indonesia berpeluang menjadi pemain terdepan dalam industri halal, didukung dengan potensi industri halal yang besar di masa depan.

“Untuk itu industri halal bukan hanya sekedar sektor namun dapat menjadi pintu gerbang menuju pemberdayaan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya dalam keterangannya, Sabtu 28 Oktober.

Sebagai wujud komitmen memajukan industri halal, Bank Indonesia bersama lembaga/otoritas menyusun Masterplan Produk Industri Halal Indonesia (MPIHI) 2023-2029 yang dapat dijadikan pedoman dalam merumuskan kebijakan, melaksanakan program, dan memantau indikator perkembangan industri halal di Indonesia.

Lebih lanjut, Doni menekankan tiga strategi untuk mempercepat pengembangan industri halal di Indonesia. Pertama, digitalisasi yang terintegrasi dari hulu ke hilir membentuk ekosistem digital yang mendorong pertumbuhan eksyar melalui platform online.

Kedua, pentingnya perencanaan yang efektif dan lengkap bagi bisnis halal didukung ketersediaan informasi dan data yang akurat.

Selanjutnya, Doni menyampaikan strategi terakhir adalah sinergi dan kolaborasi didukung seluruh pihak terkait baik pemerintah, pelaku usaha syariah serta berbagai elemen masyarakat yang berkepentingan mendorong perkembangan industri halal Indonesia ke depan.

Sejalan dengan itu, Deputi Gubernur Doni P. Joewono bersama dengan Chairman of Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) dan Managing Director Dinar Standard meluncurkan buku Laporan Pasar Halal Indonesia beserta Buku Fashion Berkelanjutan.

Peluncuran ini merupakan dukungan Bank Indonesia dan pihak yang terkait terhadap praktik berkelanjutan dalam industri halal khususnya fesyen dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas produsen fesyen.

Selain itu, Bank Indonesia bekerjasama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memulai transformasi digital pengelolaan haji dengan membangun dan mengembangkan super apps pelayanan haji yang berkualitas secara end to end dan diharapkan akan terbentuk ekosistem digital yang turut mendukung akselerasi pertumbuhan eksyar dari sektor jasa dan sektor terkait keuangan Syariah lainnya.

Tags: Ekonomi syariahIndustri halalMetapos.id
Previous Post

Kereta Cepat Tambah Jadwal Jadi 28 Perjalanan per Hari

Next Post

BSI Terus Inisiasi Langkah Hadapi Risiko-Risiko Baru di Era Digitalisasi

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
BSI Terus Inisiasi Langkah Hadapi Risiko-Risiko Baru di Era Digitalisasi

BSI Terus Inisiasi Langkah Hadapi Risiko-Risiko Baru di Era Digitalisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini