Monday, September 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Penemuan Mikroba di Batu Purba 2 Miliar Tahun Bikin Ilmuwan Terkejut

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
29 June 2026
in Tek & Oto
Resepsi Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Hadirkan Stevie Nicks hingga Tim McGraw

Metapos.id, Jakarta – Ilmuwan menemukan mikroba hidup di dalam batu berusia sekitar 2 miliar tahun yang berasal dari Kompleks Igneus Bushveld, Afrika Selatan. Penemuan ini menjadi salah satu bukti kehidupan tertua yang pernah ditemukan di lingkungan batuan purba.  

Sampel batu diambil dari kedalaman sekitar 15 meter di bawah permukaan tanah sebelum dianalisis menggunakan berbagai metode pencitraan modern. Hasil penelitian menunjukkan adanya mikroba yang masih hidup di dalam retakan kecil yang tertutup lapisan tanah liat.  

BACA JUGA

Meta Bawa Dua Kacamata AI Terbaru ke Indonesia

Pemerintah Siapkan Standar Kecepatan Internet Tiap Zona

Lapisan tanah liat tersebut berfungsi sebagai penyegel alami yang melindungi mikroorganisme dari pengaruh lingkungan luar selama miliaran tahun. Kondisi ini memungkinkan mikroba bertahan hidup dalam lingkungan yang sangat stabil dalam waktu yang sangat panjang.  

Para peneliti menggunakan mikroskop fluoresensi, mikroskop elektron, dan spektroskopi inframerah untuk memastikan mikroba tersebut benar-benar berasal dari dalam batu. Analisis DNA dan protein juga dilakukan guna memastikan sampel bukan berasal dari kontaminasi modern.  

Temuan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang mencatat mikroba hidup di sedimen bawah laut berusia sekitar 100 juta tahun. Karena itu, penelitian ini memberikan gambaran baru mengenai kemampuan kehidupan bertahan dalam kondisi ekstrem.  

Menurut tim peneliti, kawasan Bushveld menjadi lokasi ideal karena aktivitas geologinya relatif stabil sejak terbentuk sekitar 2 miliar tahun lalu. Stabilitas tersebut memungkinkan mikroba bertahan di dalam celah batu tanpa banyak perubahan lingkungan.  

Penemuan ini juga memberi harapan baru bagi pencarian kehidupan di luar Bumi, terutama pada batuan yang berasal dari Mars. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini dinilai berpotensi diterapkan untuk memeriksa sampel batu dari planet lain.  

Selain memperluas pemahaman tentang evolusi kehidupan di Bumi, penelitian ini membuka peluang untuk mempelajari bagaimana organisme dapat bertahan dalam kondisi yang sangat ekstrem selama miliaran tahun. Hasilnya menjadi referensi penting bagi penelitian geologi, mikrobiologi, hingga eksplorasi antariksa di masa depan.  

Tags: Afrika Selatanbatu 2 miliar tahunevolusi kehidupanHeadlineMetapos.idmikroba purbapenelitian mikrobapenemuan ilmuwan
Previous Post

Resepsi Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Hadirkan Stevie Nicks hingga Tim McGraw

Next Post

Pernyataan “Bukan Penyiksaan” Komnas Perempuan soal Kasus YTR Tuai Kritik, Publik Soroti Minimnya Empati

Related Posts

Meta Bawa Dua Kacamata AI Terbaru ke Indonesia
Tek & Oto

Meta Bawa Dua Kacamata AI Terbaru ke Indonesia

26 September 2026
Pemerintah Siapkan Standar Kecepatan Internet Tiap Zona
Tek & Oto

Pemerintah Siapkan Standar Kecepatan Internet Tiap Zona

25 September 2026
Delegasi Indonesia Tinggalkan Sidang PBB saat Netanyahu Berpidato
Tek & Oto

Pemimpin Dunia Bahas Penguatan Pengamanan AI di PBB

25 September 2026
Delegasi Indonesia Tinggalkan Sidang PBB saat Netanyahu Berpidato
Tek & Oto

Xiaomi Watch S5 Transparent Edition Dibuat 5.000 Unit

25 September 2026
Anthony Hudson Bidik Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Tek & Oto

Guterres Minta Negara Perkuat Pengawasan Risiko AI

24 September 2026
Kemenhub menetapkan syarat kendaraan listrik sebelum naik kapal, termasuk baterai wajib 30-50 persen dan larangan mengisi daya selama pelayaran.
Tek & Oto

Ini Syarat Mobil Listrik Sebelum Naik Kapal

18 September 2026
Next Post
Pernyataan “Bukan Penyiksaan” Komnas Perempuan soal Kasus YTR Tuai Kritik, Publik Soroti Minimnya Empati

Pernyataan "Bukan Penyiksaan" Komnas Perempuan soal Kasus YTR Tuai Kritik, Publik Soroti Minimnya Empati

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini