Saturday, October 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pendapatan Petani Naik, NTP Tembus 127,73 pada Mei 2026

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
3 June 2026
in Ekbis
Pendapatan Petani Naik, NTP Tembus 127,73 pada Mei 2026

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto : pertanian.go.id)

Metapos.id, Jakarta – Kesejahteraan petani menunjukkan tren positif pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 127,73 atau naik 1,99 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menilai kenaikan tersebut mencerminkan peningkatan pendapatan petani yang lebih cepat dibandingkan biaya produksi dan pengeluaran rumah tangga.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

Menurut Amran, capaian itu menjadi sinyal positif bagi sektor pertanian nasional. Selain itu, kondisi tersebut menunjukkan berbagai program pemerintah mulai memberikan manfaat langsung kepada petani.

“NTP yang meningkat menandakan daya beli petani semakin kuat. Karena itu, pemerintah akan terus menjaga agar petani memperoleh keuntungan yang layak,” ujarnya.

Amran menyebut kenaikan NTP didukung sejumlah program percepatan pertanian. Program tersebut mencakup perluasan areal tanam, optimalisasi lahan, perbaikan irigasi, hingga distribusi benih unggul dan alat mesin pertanian.

Selain itu, Kementerian Pertanian juga memperkuat pendampingan petani di berbagai daerah sentra produksi. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha tani.

Sementara itu, BPS menjelaskan kenaikan NTP terjadi karena harga komoditas yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan biaya yang mereka keluarkan.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengatakan Indeks Harga yang Diterima Petani naik 2,53 persen. Sebaliknya, Indeks Harga yang Dibayar Petani hanya meningkat 0,53 persen.

Menurut Pudji, sejumlah komoditas utama mendorong kenaikan tersebut. Di antaranya karet, gabah, kakao, dan bawang merah.

Subsektor hortikultura menjadi penyumbang terbesar penguatan NTP nasional. BPS mencatat NTP hortikultura naik 7,08 persen pada Mei 2026.

Kenaikan itu didorong oleh menguatnya harga bawang merah, cabai rawit, cabai merah, dan tomat. Karena itu, pendapatan petani hortikultura meningkat lebih cepat dibandingkan biaya produksi yang mereka tanggung.

Di sisi lain, subsektor tanaman pangan juga mencatat pertumbuhan positif. NTP tanaman pangan naik dari 112,29 pada April menjadi 113,79 pada Mei 2026.

Pemerintah berharap tren positif tersebut terus berlanjut. Dengan demikian, sektor pertanian dapat semakin memperkuat perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Tags: Andi Amran SulaimanBpsEkonomihortikulturaKementerian PertanianMetapos.idNilai Tukar PetaniNTPpendapatan petaniPertanianPetani
Previous Post

Prudential Indonesia Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

Next Post

Kepala BGN Dicopot, Prabowo Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
Kepala BGN Dicopot, Prabowo Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Kepala BGN Dicopot, Prabowo Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini