Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Pemerintahan Jokowi Didesak Turunkan Harga Bahan Pokok yang Meroket

Afizahri by Afizahri
26 February 2024
in Ekbis
Pemerintahan Jokowi Didesak Turunkan Harga Bahan Pokok yang Meroket

Jakarta ,Metapos.id – Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) mendesak Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menurunkan harga barang kebutuhan pokok.

Desakan ini dilayangkan seiring dengan semakin meroketnya harga kebutuhan pangan saat ini.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

“Aspek Indonesia mendesak Pemerintah Joko Widodo untuk segera menurunkan harga barang kebutuhan pokok masyarakat dan tidak menaikkan tarif listrik,” ujar Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat melalui keterangan resmi, di Jakarta, Senin, 26 Februari.

Mirah mengungkapkan harga beras saat ini tercatat tertinggi semasa pemerintahan Jokowi.

Bahkan, naik hingga 20 persen dari kisaran Rp14.000 per kilogram (kg) menjadi sekitar Rp18.000 per kg.

Tak hanya beras, sambung Mirah, harga telur ayam juga mengalami kenaikan yang sangat tinggi saat ini hingga Rp 32.000 per kg.

Padahal, menurut dia, biasanya harga telur ayam di bawah Rp25.000 per kg.

Bahkan harga cabai sempat menembus angka Rp100.000 per kg.

Selain harga kebutuhan pokok, Mirah juga menyoroti tentang rencana kenaikan tarif listrik yang akan berlaku mulai 1 Maret 2024. Ia menentang rencanan tersebut, mengingat kondisi ekonomi masyarakat saat ini semakin sulit.

“Masyarakat Indonesia benar-benar menjerit dengan berbagai kebijakan pemerintah yang tidak mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Mirah mengatakan mahalnya harga kebutuhan pokok dan juga rencana kenaikam tarif listrik ini akan membuat beban masyarakat semakin berat. Alhasil, akan berdampak pada penurunkan kemampuan daya beli masyarakat.

Selain itu, sambung Mirah, maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Indonesia dan kenaikan upah minimum provinsi tahun 2024 yang sangat kecil, tentunya akan semakin mempersulit masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Yang masih bekerja saja akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, apalagi para korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tentunya sangat terdampak,” ucap Mirah.

Karena itu, Mirah mengingatkan Jokowi di ujung masa tugas sebagai presiden RI agar fokus dan serius bekerja untuk rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

Tags: Bahan PokokJokowiMetapos.id
Previous Post

Groundbreaking IKN Tahap 5 Dijadwalkan Kamis dan Jumat Pekan Ini

Next Post

Jokowi Minta Target Ekonomi Disusun Cerminkan Kehati-hatian Resesi

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Jokowi Restui Hutama Karya Dapat PMN Rp23,85 Triliun

Jokowi Minta Target Ekonomi Disusun Cerminkan Kehati-hatian Resesi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini