Sunday, May 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Pemerintahan Jokowi Didesak Turunkan Harga Bahan Pokok yang Meroket

Afizahri by Afizahri
26 February 2024
in Ekbis
Pemerintahan Jokowi Didesak Turunkan Harga Bahan Pokok yang Meroket

Jakarta ,Metapos.id – Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) mendesak Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera menurunkan harga barang kebutuhan pokok.

Desakan ini dilayangkan seiring dengan semakin meroketnya harga kebutuhan pangan saat ini.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Aspek Indonesia mendesak Pemerintah Joko Widodo untuk segera menurunkan harga barang kebutuhan pokok masyarakat dan tidak menaikkan tarif listrik,” ujar Presiden Aspek Indonesia Mirah Sumirat melalui keterangan resmi, di Jakarta, Senin, 26 Februari.

Mirah mengungkapkan harga beras saat ini tercatat tertinggi semasa pemerintahan Jokowi.

Bahkan, naik hingga 20 persen dari kisaran Rp14.000 per kilogram (kg) menjadi sekitar Rp18.000 per kg.

Tak hanya beras, sambung Mirah, harga telur ayam juga mengalami kenaikan yang sangat tinggi saat ini hingga Rp 32.000 per kg.

Padahal, menurut dia, biasanya harga telur ayam di bawah Rp25.000 per kg.

Bahkan harga cabai sempat menembus angka Rp100.000 per kg.

Selain harga kebutuhan pokok, Mirah juga menyoroti tentang rencana kenaikan tarif listrik yang akan berlaku mulai 1 Maret 2024. Ia menentang rencanan tersebut, mengingat kondisi ekonomi masyarakat saat ini semakin sulit.

“Masyarakat Indonesia benar-benar menjerit dengan berbagai kebijakan pemerintah yang tidak mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Mirah mengatakan mahalnya harga kebutuhan pokok dan juga rencana kenaikam tarif listrik ini akan membuat beban masyarakat semakin berat. Alhasil, akan berdampak pada penurunkan kemampuan daya beli masyarakat.

Selain itu, sambung Mirah, maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di Indonesia dan kenaikan upah minimum provinsi tahun 2024 yang sangat kecil, tentunya akan semakin mempersulit masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Yang masih bekerja saja akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, apalagi para korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tentunya sangat terdampak,” ucap Mirah.

Karena itu, Mirah mengingatkan Jokowi di ujung masa tugas sebagai presiden RI agar fokus dan serius bekerja untuk rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.

Tags: Bahan PokokJokowiMetapos.id
Previous Post

Groundbreaking IKN Tahap 5 Dijadwalkan Kamis dan Jumat Pekan Ini

Next Post

Jokowi Minta Target Ekonomi Disusun Cerminkan Kehati-hatian Resesi

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Jokowi Restui Hutama Karya Dapat PMN Rp23,85 Triliun

Jokowi Minta Target Ekonomi Disusun Cerminkan Kehati-hatian Resesi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini