• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, January 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pemerintah Fokus Jadikan Indonesia Pusat Nikel Dunia, tapi Lupa Kesejahteraan Buruhnya

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
26 September 2023
in Ekbis
Pemerintah Fokus Jadikan Indonesia Pusat Nikel Dunia, tapi Lupa Kesejahteraan Buruhnya
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Metapos.id – Ekonom Senior Faisal Basri menilai, pemerintah terlalu fokus menjadikan Indonesia sebagai pusat nikel dunia, tetapi tidak memperhatikan kesejahteraan buruh yang bekerja di pengolahan nikel itu sendiri.

Faisal mengatakan, sering terjadi pertentangan antara buruh di Tanah Air dengan China karena adanya perbedaan budaya. Misalnya, buruh Indonesia yang bergabung dengan serikat buruh dan biasa menyampaikan protes. Namun, China tidak terbiasa dengan hal tersebut.

Hal ini, kata Faisal, yang tidak diperhitungkan oleh pemerintah.

“Mengapa terjadi pertentangan antara buruh China dan Indonesia. Di China enggak ada serikat buruh, iya kan? Di sini ada. Enggak nyambung mereka itu, yang penting kami pusat Nikel dunia saja, hanya itu,” kata Faisal dalam Publikasi Kajian Aksi Ekologi & Emansipasi Rakyat (AERR) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip Kamis, 26 September.

“Enggak ada Kementerian Sosial diundang, ahli Antropologi, ahli Sosiologi, enggak ada,” tambahnya.

Tak hanya itu, Faisal juga mengaku kesal dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut nilai ekspor nikel bisa mencapai Rp510 triliun dan bisa dinikmati oleh Indonesia nantinya.

Menurut dia, hilirisasi hanya dinikmati oleh pengusaha asal China saja. Sebab, teknologi yang dipakai pun berasal dari negara itu.

“Nilai tambah itu terdiri dari keuntungan, pengusaha dapat keuntungan? Iya, pengusahanya dari China, ya, 100 persen (hasilnya) ke China, begundal-begundalnya dapat receh-receh. Teknologi dari China semua, paten fee-nya dari China semua, banknya dari China, ya, bunganya (masuk) lagi ke China,” ungkapnya.

Diketahui, Ekonom Senior Faisal Basri menjawab sanggahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal kebijakan hilirisasi nikel di Indonesia hanya menguntungkan China.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut jika hilirisasi memberikan nilai tambah ke Tanah Air hingga mencapai Rp510 triliun.

Dikutip dari blog pribadinya, Faisal Basri menyebut jika angka-angka yang disampaikan Presiden tidak jelas sumber dan hitung-hitungannya.

“Presiden hendak meyakinkan bahwa kebijakan hilirisasi nikel amat menguntungkan Indonesia dan tidak benar tuduhan bahwa sebagian besar kebijakan hilirisasi dinikmati oleh China,” lanjut Faisal dalam blognya yang dikutip Senin, 14 Agustus.

Faisal merinci, jika berdasarkan data 2014, nilai ekspor bijih nikel kode HS 2604 tercatat hanya Rp1 triliun. Ini didapat dari ekspor senilai 85,913 juta dolar AS dikalikan rerata nilai tukar rupiah pada tahun yang sama, yaitu Rp11,865 per dolar AS.

“Lalu, dari mana angka Rp510 triliun? Berdasarkan data 2022, nilai ekspor besi dan baja kode HS 72 yang diklaim sebagai hasil dari hilirisasi adalah 27,8 miliar dolar AS. Berdasarkan rerata nilai tukar rupiah tahun 2022 sebesar 14.876 per dolar AS, nilai ekspor besi dan baja kode HS 72 setara dengan Rp413,9 triliun,” beber Faisal.

Terlepas dari perbedaan data antara yang disampaikan presiden dan hitung-hitungannya, lanjut Faisal, memang benar adanya bahwa lonjakan ekspor dari hasil hilirisasi, yaitu 414 kali lipat sungguh sangat fantastis.

“Namun, apakah uang hasil ekspor mengalir ke Indonesia? Mengingat hampir semua perusahaan smelter pengolah bijih nikel 100 persen dimiliki oleh China dan Indonesia menganut rezim devisa bebas, maka adalah hak perusahaan China untuk membawa semua hasil ekspornya ke luar negeri atau ke negerinya sendiri,” tegas Faisal.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
Tags: Kesejahteraan buruhMetapos.idNikel
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Berakhir Februari–Maret, Kemarau Dimulai April

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Berakhir Februari–Maret, Kemarau Dimulai April

by Taufik Hidayat
28 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pola iklim di Indonesia diperkirakan kembali berada dalam kondisi netral...

Polisi Jelaskan Kronologi Pelaporan Guru oleh Orang Tua Murid di Tangsel

Polisi Jelaskan Kronologi Pelaporan Guru oleh Orang Tua Murid di Tangsel

by Taufik Hidayat
28 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkap kronologi pelaporan seorang guru oleh orang tua murid terkait dugaan kekerasan verbal yang...

Tak Diberi Uang, Anak Tega Bunuh Ibu Kandung di Lombok Barat

Tak Diberi Uang, Anak Tega Bunuh Ibu Kandung di Lombok Barat

by Taufik Hidayat
28 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Penemuan jasad manusia dalam kondisi terbakar menggegerkan warga Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Lombok Barat, pada...

KPK Geledah Dinas Perkim Madiun, Kumpulkan Bukti Kasus Korupsi Wali Kota Nonaktif

Imbas Kasus Pajak, Sejumlah Brand Tarik Iklan Cha Eun Woo

by Desti Dwi Natasya
28 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Dugaan skandal pajak yang melibatkan Cha Eun Woo mulai berdampak pada kerja samanya di dunia periklanan. Sejumlah...

Next Post
Semangat Baru Di Kantor Baru Pt Kbi

Semangat Baru Di Kantor Baru Pt Kbi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

CIMB Niaga Bakal Tebar Dividen Rp2,87 Triliun

CIMB Niaga Bakal Tebar Dividen Rp2,87 Triliun

11 April 2023
Ciptakan Industri Fragran yang Berkelanjutan, IFRA Gandeng DAI dan AFFI Fokus di Pengembangkan Tanaman Nilam

Ciptakan Industri Fragran yang Berkelanjutan, IFRA Gandeng DAI dan AFFI Fokus di Pengembangkan Tanaman Nilam

8 March 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

20 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini