Metapos.id, Jakarta – Melimpahnya pasokan durian di Malaysia membuat harga buah tersebut anjlok dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini bahkan mendorong penyelenggara festival durian membagikan durian secara gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari promosi dan upaya menghabiskan stok.
Festival yang digelar di Kuala Lumpur tersebut menyediakan sekitar 1.000 porsi durian gratis setiap hari bagi para pengunjung. Program itu menjadi daya tarik tersendiri di tengah fenomena yang dijuluki sebagai “tsunami durian” akibat panen raya di berbagai wilayah Malaysia.
Melimpahnya produksi membuat harga durian turun drastis, termasuk varietas premium seperti Musang King. Beberapa pedagang bahkan menjual durian dengan harga hanya sekitar RM0,50 hingga RM2 per buah, jauh lebih murah dibandingkan musim sebelumnya.
Penurunan harga dipicu oleh peningkatan produksi dari berbagai daerah penghasil durian yang memasuki masa panen bersamaan. Di sisi lain, pembatasan ekspor ke sejumlah pasar membuat lebih banyak stok dialihkan ke pasar domestik sehingga terjadi kelebihan pasokan.
Karena durian memiliki masa simpan yang singkat, para petani dan pedagang harus segera menjual hasil panennya. Jika tidak cepat terjual, buah tersebut berisiko membusuk dan menyebabkan kerugian yang lebih besar.
Selain membagikan durian gratis, banyak penjual menawarkan berbagai promo menarik untuk menarik pembeli. Ada yang menjual per buah, per kilogram, hingga memberikan kesempatan kepada pembeli mengisi satu kantong penuh durian dengan harga tertentu.
Fenomena ini disambut antusias masyarakat Malaysia yang berbondong-bondong mendatangi lokasi penjualan maupun festival durian. Media sosial juga dipenuhi unggahan warga yang berburu durian murah dan membagikan pengalaman mereka menikmati musim panen tahun ini.
Meski menguntungkan konsumen, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi sebagian petani karena harga jual yang merosot tajam. Pemerintah dan pelaku industri diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara produksi, distribusi, dan ekspor agar pasar durian tetap stabil pada musim-musim berikutnya.







