Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

OJK: Kontribusi Pasar Saham RI ke PDB Masih Rendah Dibandingkan Negara Tetangga

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
3 January 2025
in Ekbis
OJK: Kinerja Industri Keuangan Non Bank per November 2022 Masih Dalam Kondisi Baik

Jakarta, Metapos.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ungkapkan rasio kapitalisasi pasar (market cap) saham Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) masih rendah dibandingkan negara kawasan ASEAN, seperti Malaysia dan Thailand.

“Kontribusi pasar saham terhadap PDB meskipun tumbuh masih berada di bawah negara kawasan,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dalam Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2025, Kamis, 2 Januari.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Di sisi lain, Mahendra menyampaikan kontribusi pasar saham terhadap PDB di India sebesar 104 persen, Thailand mencapai 101 persen dan Malaysia mencapai 97 persen.

Menurut Mahendra kondisi tersebut menunjukkan bahwa untuk merealisasikan ruang dan potensi pertumbuhan pasar modal diperlukan penguatan ekosistem pasar modal Indonesia.

“Sehingga meningkat aspek integritas pasar yang menjadi landasan utama well function an efficient capital market,” imbuhnya.

Mahendra memyampaikan kinerja pasar modal yang positif merupakan modal penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.

Oleh sebab itu pada 2025, Mahendra menyampaikan OJK bersama seluruh Self-Regulatory Organization (SRO) berkomitmen untuk mengimplementasikan berbagai program strategis pemerintah, salah satunya melalui peningkatan pendalaman pasar dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas perusahaan tercatat.

Mahendra menjelaskan, program strategis ini dilaksanakan melalui berbagai inisiatif termasuk meningkatkan porsi saham free float dan mendorong perusahaan dengan kapasitas besar untuk melantai di bursa.

Kemudian program berikutnya untuk peningkatan kualitas dan kuantitas perusahaan tercatat, pengembangan produk, infrastruktur, dan layanan baru melalui penguatan peran investor dan institusi pada pasar perdana dan sekunder di pasar modal.

Untuk diketahui, nilai kapitalisasi pasar saham Indonesia pada akhir 2024 mencapai Rp12.300 triliun atau tumbuh sekitar 6 persen dan kontribusi pasar saham Indonesia mencapai 56 persen dibandingkan dengan PDB.

Sementara itu, dari aktivitas penghimpunan dana telah tercatat 199 penawaran umum dengan nilai penghimpunan Rp259,24 triliun. Jumlah tersebut termasuk 43 emiten baru dengan nilai IPO Rp16,68 triliun.

Tags: Metapos.idOJKPasar saham
Previous Post

Menteri Rosan Targetkan Investasi hingga 2029 Mencapai Rp13.032 Triliun

Next Post

Lima Jurus Bank BNI Hadapi Tantangan 2025

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Lima Jurus Bank BNI Hadapi Tantangan 2025

Lima Jurus Bank BNI Hadapi Tantangan 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini