Metapos.id, Jakarta – Bek Timnas Maroko sekaligus pemain Manchester United, Noussair Mazraoui, mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dari dunia sepak bola setelah Piala Dunia. Keputusan tersebut bukan karena kehilangan motivasi bermain, melainkan demi mengejar cita-citanya menjadi seorang hafiz Al-Qur’an.
Pernyataan itu disampaikan Mazraoui dalam sebuah wawancara yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Pemain berusia 28 tahun tersebut mengatakan, menghafal Al-Qur’an merupakan impian yang telah lama ingin ia wujudkan.
Mazraoui menjelaskan bahwa menjadi hafiz Al-Qur’an membutuhkan komitmen dan waktu yang tidak sedikit. Menurutnya, jadwal padat sebagai pesepak bola profesional membuat target tersebut sulit diwujudkan selama masih aktif bermain.
Ia pun berharap dapat mencurahkan seluruh waktunya untuk mendalami Al-Qur’an setelah mengakhiri karier di lapangan hijau. Baginya, tujuan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dibandingkan pencapaian pribadi di dunia sepak bola.
Meski telah mengutarakan rencana tersebut, Mazraoui masih fokus menjalani karier profesional bersama Manchester United dan Timnas Maroko. Ia diperkirakan tetap menjadi salah satu andalan negaranya hingga Piala Dunia mendatang.
Pernyataan Mazraoui mendapat banyak respons positif dari para penggemar. Banyak yang memuji tekadnya untuk mengejar tujuan spiritual setelah sukses membangun karier sebagai pesepak bola di level tertinggi.
Mazraoui dikenal sebagai salah satu pemain muslim yang terbuka menunjukkan nilai-nilai keagamaannya. Keinginannya menjadi hafiz Al-Qur’an pun dinilai sebagai inspirasi bahwa kesuksesan karier dapat berjalan beriringan dengan upaya memperdalam keimanan.
Bek Timnas Maroko sekaligus pemain Manchester United, Noussair Mazraoui, mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dari dunia sepak bola setelah Piala Dunia. Keputusan tersebut bukan karena kehilangan motivasi bermain, melainkan demi mengejar cita-citanya menjadi seorang hafiz Al-Qur’an.
Pernyataan itu disampaikan Mazraoui dalam sebuah wawancara yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Pemain berusia 28 tahun tersebut mengatakan, menghafal Al-Qur’an merupakan impian yang telah lama ingin ia wujudkan.
“Saya ingin pensiun setelah Piala Dunia dan menjadi hafiz Al-Qur’an,” kata Mazraoui.
Mazraoui menjelaskan bahwa menjadi hafiz Al-Qur’an membutuhkan komitmen dan waktu yang tidak sedikit. Menurutnya, jadwal padat sebagai pesepak bola profesional membuat target tersebut sulit diwujudkan selama masih aktif bermain.
Ia pun berharap dapat mencurahkan seluruh waktunya untuk mendalami Al-Qur’an setelah mengakhiri karier di lapangan hijau. Baginya, tujuan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dibandingkan pencapaian pribadi di dunia sepak bola.
Meski telah mengutarakan rencana tersebut, Mazraoui masih fokus menjalani karier profesional bersama Manchester United dan Timnas Maroko. Ia diperkirakan tetap menjadi salah satu andalan negaranya hingga Piala Dunia mendatang.
Pernyataan Mazraoui mendapat banyak respons positif dari para penggemar. Banyak yang memuji tekadnya untuk mengejar tujuan spiritual setelah sukses membangun karier sebagai pesepak bola di level tertinggi.
Mazraoui dikenal sebagai salah satu pemain muslim yang terbuka menunjukkan nilai-nilai keagamaannya. Keinginannya menjadi hafiz Al-Qur’an pun dinilai sebagai inspirasi bahwa kesuksesan karier dapat berjalan beriringan dengan upaya memperdalam keimanan.







