Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Neraca Transaksi Berjalan RI Diramal Defisit di 2023

metaposmedia by metaposmedia
19 October 2023
in Ekbis
Kemenkeu Sambut Positif Surplus Neraca Perdagangan

Jakarta,Metapos.id – Neraca perdagangan barang Indonesia masih terus menunjukkan surplus selama 41 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 hingga September 2023.

Pada kuartal III-2023, neraca perdagangan barang Indonesia secara total mencatat surplus sebesar 7,85 miliar dolar AS.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Indonesia masih tetap mampu menunjukkan resiliensi, walaupun kondisi global turut memengaruhi kinerja ekspor Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan kemampuan ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan tinggi pada kuartal II tahun 2023 sebesar 5,17 persen (yoy).

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan neraca perdagangan membukukan surplus yang lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya, karena nilai impor anjlok lebih dari yang diperkirakan.

Menurut Josua, kinerja impor dan ekspor secara tahunan terus mengalami kontraksi di bulan September 2023.

Secara kumulatif, neraca perdagangan di bulan Januari hingga September 2023 mencatat surplus sebesar 27.75 miliar dolar AS, lebih rendah jika dibandingkan surplus di bulan Januari hingga September 2022 sebesar 39.85 miliar dolar AS.

“Dikarenakan penurunan kinerja bulanan impor yang lebih dalam dibandingkan kinerja bulanan ekspor,” jelasnya, Kamis, 19 Oktober.

Surplus neraca perdagangan di September 2023 terutama didorong oleh penurunan pada semua kelompok impor, seperti impor barang konsumsi, bahan baku, dan barang modal yang masing-masing turun sebesar 22.10 persen (mom), 4.86 persen (mom), dan 12.27 persen (mom).

Josua meyampaikan, impor barang konsumsi menurun di tengah penurunan impor beras selama musim panen, sementara impor bahan baku dan barang modal mengalami kontraksi di tengah perlambatan di sektor manufaktur karena kekhawatiran terhadap stabilitas Rupiah dan meningkatnya sentimen terhadap pemilu 2024.

“Selama tahun pemilu, banyak investor cenderung mengambil tindakan “wait and see” dan dengan demikian menghentikan ekspansi mereka,” jelasnya.

Namun, secara kumulatif, impor barang konsumsi dan barang modal masih mencatat pertumbuhan sebesar 7,34 persen (yoy) dan 9,11 persen (yoy) pada Januari hingga September 2023, menunjukkan ekonomi domestik yang cukup kuat hingga kuartal III-2023.

Sementara itu, impor bahan baku secara kumulatif turun 13,32 persen (yoy).

Mengingat surplus perdagangan kumulatif di kuartal III-2023, Josua memperkirakan transaksi berjalan di kuartal III-2023 akan mencatat defisit sekitar 0,5 persen hingga 0,7 persen dari PDB.

Secara keseluruhan, Josua memperkirakan transaksi berjalan pada tahun 2023 akan mencatat sedikit defisit sekitar 0,1 persen hingga 0,5 persen dari PDB.

Tags: Metapos.idNeraca perdaganganNeraca transaksi
Previous Post

Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6 Persen

Next Post

PLN Dapat Kucuran Dana dari China Development Bank

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
PLN Berhasil Menghubungkan 10 km Jalan di Sulawesi Berkat Pengolahan FABA

PLN Dapat Kucuran Dana dari China Development Bank

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini