Metapos.id, Jakarta – Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan tersebut diambil karena alasan kesehatan, setelah ia mendapat rekomendasi untuk menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Melalui unggahan di media sosial, Nanik menjelaskan bahwa dirinya akan fokus menjalani pengobatan dan memperoleh second opinion dari tim medis di luar negeri. Ia berharap proses pengobatan dapat berjalan lancar sehingga kesehatannya segera pulih.
Sebelum berangkat, Nanik mengaku telah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden telah memahami kondisi kesehatannya dan menyetujui pengunduran diri tersebut.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, juga membenarkan bahwa alasan utama pengunduran diri Nanik adalah faktor kesehatan. Pemerintah memastikan keputusan tersebut telah melalui proses yang semestinya.
Nanik baru menjabat sebagai Kepala BGN sejak Juni 2026, menggantikan Dadan Hindayana. Selama memimpin lembaga tersebut, ia berfokus pada pembenahan tata kelola dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan siapa yang akan ditunjuk sebagai pengganti Nanik untuk memimpin Badan Gizi Nasional. Sementara itu, pemerintah menegaskan program-program BGN, termasuk MBG, akan tetap berjalan sesuai rencana.







