Metapos.id, Jakarta – Indonesia kembali menjadi tuan rumah balap motor kelas dunia. Seri ke-18 MotoGP musim 2026 akan berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Oktober mendatang.
Pemerintah menyatakan siap mendukung penyelenggaraan ajang tersebut. Pemerintah juga ingin memperbesar manfaat ekonomi melalui penguatan sektor sport tourism.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan ajang olahraga internasional dapat membuka peluang ekonomi baru. Karena itu, pemerintah terus mendorong keberlanjutan penyelenggaraan MotoGP di Indonesia.
Menurut Erick, MotoGP tidak hanya menghadirkan persaingan di lintasan. Ajang ini juga mendorong pertumbuhan pariwisata dan industri olahraga.
Selain itu, MotoGP membuka ruang bagi lahirnya talenta baru di sektor olahraga dan penyelenggaraan event internasional. Pemerintah menilai peluang tersebut masih terus berkembang.
Erick menambahkan pasar sport tourism dunia menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat. Karena itu, Indonesia ingin mengambil peran lebih besar melalui agenda olahraga internasional.
Pemerintah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Sementara itu, PT InJourney menilai MotoGP Mandalika berhasil memperkuat eksposur Indonesia di tingkat global.
Menurut perusahaan, ajang tersebut tidak hanya memperkuat citra destinasi. Namun, MotoGP juga membangun rasa bangga terhadap potensi lokal.
MotoGP memiliki jangkauan penonton internasional yang besar. Karena itu, Mandalika semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism Indonesia.
Selain mempromosikan destinasi, penyelenggaraan MotoGP juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal. Salah satu contohnya terlihat dari perkembangan tenaga marshal di Nusa Tenggara Barat.
Pada penyelenggaraan awal, tenaga marshal masih mendapat dukungan internasional. Namun kini, masyarakat lokal telah menjalankan peran tersebut secara penuh.
Bahkan, sebagian tenaga marshal Indonesia mulai mendapat kesempatan bertugas di luar negeri. Kondisi ini menunjukkan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi NTB menilai MotoGP memberi dampak ekonomi yang lebih luas. Sektor perhotelan, penerbangan, dan aktivitas usaha ikut bergerak.
Selain itu, ratusan pelaku UMKM lokal terus terlibat dalam setiap penyelenggaraan. Kehadiran mereka memperkuat perputaran ekonomi di daerah.
Pemerintah daerah berharap masyarakat terus mendukung keberlanjutan MotoGP Mandalika. Dengan begitu, ajang ini dapat menjadi kebanggaan nasional sekaligus memberi manfaat jangka panjang.






