Metapos.id, Jakarta – Meta resmi meluncurkan Muse Code, agen kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang untuk membantu developer menulis, menguji, dan memperbaiki kode secara otomatis. Kehadiran produk ini mempertegas langkah Meta dalam bersaing dengan OpenAI melalui Codex serta Anthropic lewat Claude Code.
Muse Code ditenagai model terbaru Muse Spark 1.2 yang dikembangkan khusus untuk menangani pekerjaan rekayasa perangkat lunak dengan tingkat kompleksitas tinggi. AI ini juga mampu menjalankan beberapa sub-agent secara bersamaan agar proses pengembangan aplikasi menjadi lebih cepat dan efisien.
Berbeda dengan chatbot AI biasa, Muse Code tidak hanya menghasilkan potongan kode, tetapi juga dapat memverifikasi hasil pekerjaan dan membantu proses debugging. Kemampuan tersebut membuatnya dirancang untuk mendukung proyek pengembangan perangkat lunak dalam skala besar.
Meta menyebut Muse Code dan Muse Spark 1.2 dikembangkan secara bersamaan agar dapat bekerja secara optimal sebagai satu ekosistem. “Muse Code dapat menulis kode dan memverifikasi hasilnya,” demikian penjelasan Meta saat memperkenalkan produk tersebut.
Pada tahap awal, Muse Code tersedia dalam versi beta dengan sistem pencatatan aktivitas yang memungkinkan AI melanjutkan pekerjaan setelah terjadi gangguan. Fitur tersebut diharapkan membantu developer menghemat waktu ketika mengerjakan proyek jangka panjang.
Meta menerapkan skema pembayaran berbasis penggunaan atau pay-as-you-go untuk Muse Code. Model ini dinilai lebih fleksibel dibanding layanan berbasis langganan yang ditawarkan sejumlah kompetitor di pasar AI coding.
Peluncuran Muse Code dilakukan di tengah meningkatnya persaingan perusahaan teknologi dalam menghadirkan agen AI khusus pemrograman. Meta berharap solusi ini dapat menjadi alternatif yang kompetitif dari sisi kemampuan maupun biaya bagi pengembang perangkat lunak.
Kehadiran Muse Code menandai babak baru persaingan AI generatif untuk kebutuhan coding profesional. Dengan dukungan model Muse Spark 1.2, Meta optimistis mampu memperluas posisinya di pasar AI sekaligus menarik lebih banyak komunitas developer global.







