Monday, June 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menteri ESDM Bahlil Minta Smelter Tambang Gunakan Listrik dari EBT

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
26 September 2024
in Ekbis
Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Jakarta , Metapos.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta agar smelter bahan tambang Indonesia beralih menggunakan listrik energi baru terbarukan (EBT). Adapun konversi ke EBT ini akan dimulai pada 2025.

“Kita akan mengganti smelter-smelter industri yang sekarang mereka memakai batu bara itu ke energi baru terbarukan,” ujar Bahlil dalam acara Green Initiative Converence di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, 25 September.

BACA JUGA

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tetap Aman

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 1,9% Jadi US$439,8 Miliar

Contohnya, kata Bahlil, smelter PT Industrial Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera, Maluku Utara, akan menggunak

Bahlil mengaku, sudah membuka diskusi untuk dilakukan konversi listrik panel surya mulai 2025 mendatang.

Harapannya, proses konversi bertahap itu bisa memenuhi 60 hingga 70 persen kebutuhan listrik IWIP pada 2030 mendatang.

“Kita sudah diskusi dengan mereka, di 2025 mulai start untuk mulai konversi memakai solar panel di eks penambangan itu. Puncaknya nanti di 2030, minimal 60 hingga 70 persen, mereka sudah bisa melakukan konversi memakai energi baru terbarukan. Ini contoh,” tuturnya.

Selain itu, Bahlil juga mulai memperketat perizinan pembangunan smelter. Terutama yang memproduksi nickel pig iron (NPI) dengan syarat energi yang digunakan berbasis energi baru dan terbarukan.

“Smelter-smelter yang berorientasi pada turunannya cuma sampai NPI, dalam rangka proses untuk menuju kita mulai selektif, syaratnya sekarang salah satu diantaranya adalah sudah harus memakai energi baru terbarukan, minimal gas,” ujarnya.

Tags: BahlilMenteri esdmMetapos.idSmelter
Previous Post

MIND ID Mulai Pengembangan SGAR Mempawah Fase II paqa Awal 2025

Next Post

Pertumbuhan DPK BSI Solid Ditopang Payroll

Related Posts

Anggota Komisi VII DPR Desak Pemerintah Segera Turunkan Harga BBM Bersubsidi
Ekbis

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tetap Aman

15 June 2026
Utang Luar Negeri Indonesia Naik 1,9% Jadi US$439,8 Miliar
Ekbis

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 1,9% Jadi US$439,8 Miliar

15 June 2026
ASABRI Bayarkan Gaji Ketiga Belas Pensiun kepada Lebih dari 500 Ribu Penerima
Ekbis

ASABRI Bayarkan Gaji Ketiga Belas Pensiun kepada Lebih dari 500 Ribu Penerima

15 June 2026
51 Persen Masyarakat Indonesia Simpan Uang di Bawah Bantal
Ekbis

Purbaya Usulkan Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp49,8 Triliun

15 June 2026
CSR Bank Mandiri Taspen Hadirkan Mesin Air Siap Minum untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare
Ekbis

CSR Bank Mandiri Taspen Hadirkan Mesin Air Siap Minum untuk SMA Dharma Wanita 1 Pare

15 June 2026
Bank Indonesia Perluas Kerja Sama dengan China, Dasco Sebut Dukung Penguatan Rupiah
Ekbis

Bank Indonesia Perluas Kerja Sama dengan China, Dasco Sebut Dukung Penguatan Rupiah

14 June 2026
Next Post
Pertumbuhan DPK BSI Solid Ditopang Payroll

Pertumbuhan DPK BSI Solid Ditopang Payroll

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini