• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Saturday, January 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Menperin Usulkan Beras Sagu Dipakai Makan Bergizi Gratis

Rizki Meirino by Rizki Meirino
30 July 2024
in Ekbis
Menperin Agus Gumiwang: Ada Peluang Beri Insentif Mobil Listrik yang Harganya di Bawah Rp800 Juta
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta , Metapos.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita berencana mengusulkan kepada presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka agar beras analog sagu dipakai untuk program makan bergizi gratis. Hal ini untuk mendukung ketahanan pangan dan menekan ketergantungan kepada beras.

Agus menyebut, sagu bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat pengganti nasi. Dia berharap, industri sagu dapat dikembangkan agar Indonesia menjadi salah satu pemasok pati sagu terbesar di dunia.

“Pasti kami akan usulkan karena dia juga bisa mendukung ketahanan pangan dengan menjadikan sagu sebagai sumber atau bahan utama pangan di luar beras. Jadi, sagu itu yang harus kami dorong adalah kearifan lokal,” ujar dia kepada wartawan di kantornya, Senin, 29 Juli.

Selain mendukung ketahanan pangan, Agus mengatakan, komoditas sagu bisa mendukung ketahanan energi. Tanaman sagu dinilai sangat ramah lingkungan karena memiliki laju penyerapan karbondioksida (CO2) yang sangat tinggi dan bisa dikonversi menjadi bioetanol.

“Sekarang lagi disusun oleh Direktorat Jenderal Industri Agro. Jadi, sagu itu bukan hanya bisa mendukung ketahanan pangan, tapi juga bisa mendukung ketahanan energi. Jadi, sagu itu bisa menjadi bioetanol,” katanya.

Menurutnya, per 2,5 hektare (ha) dari lahan sagu bisa menghasilkan 250 kiloliter bioetanol. “Jadi, kalau kami bisa memanfaatkan 6,6 juta ha lahan sagu nasional untuk kepentingan pangan dan energi, saya kira masuk akal dan prototipe-nya untuk menghasilkan bioetanol itu sudah ada,” tuturnya.

Dia menambahkan, nilai keekonomisan dari komoditas sagu sangat luar biasa. Pasalnya, Indonesia memiliki 85 persen atau 5,5 juta ha lahan sagu dari 6,5 juta ha lahan sagu di dunia. Meski begitu, kata Agus, potensi pemanfaatannya masih sangat rendah.

“Kurang dari 4 persen luas areal sagu nasional yang baru termanfaatkan,” ungkap Agus.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Agus GumiwangMenperinMetapos.id
Rizki Meirino

Rizki Meirino

Related Posts

Penyidikan Kasus Sawit, Kejagung Geledah Rumah Mantan Menteri LHK

Penyidikan Kasus Sawit, Kejagung Geledah Rumah Mantan Menteri LHK

by Taufik Hidayat
30 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan telah melakukan penggeledahan di kediaman mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti...

Kapal Membludak di Muara Angke, Pemprov DKI Siapkan Langkah Perluasan

Kapal Membludak di Muara Angke, Pemprov DKI Siapkan Langkah Perluasan

by Taufik Hidayat
30 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan penambahan kapasitas kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta...

Penanganan Kasus Hogi Minaya Berujung Penonaktifan Kapolres Sleman

Penanganan Kasus Hogi Minaya Berujung Penonaktifan Kapolres Sleman

by Taufik Hidayat
30 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menonaktifkan sementara Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto menyusul kontroversi penanganan perkara...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan 133 PMI ke Indonesia

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan 133 PMI ke Indonesia

by Desti Dwi Natasya
30 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan sebanyak 133 pekerja migran Indonesia (PMI) atau warga...

Next Post
Apindo Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2024 di 5,2 Persen

Apindo Ungkap Investasi Sektor Ekonomi Hijau Masih Minim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Anessa Gelar Summer House Pop Up dan Ajak Masyarakat Bebas Beraktivitas di Bawah Sinar Matahari

Anessa Gelar Summer House Pop Up dan Ajak Masyarakat Bebas Beraktivitas di Bawah Sinar Matahari

4 May 2023
Menkop Teten: Produk Impor Ilegal Picu Sepinya Pasar Tanah Abang

Menkop Teten Dorong Peran Startup Muda Kembangkan Teknologi Digital

20 September 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

Rilis Resmi Kloter Haji 2026: Embarkasi, Jadwal Berangkat, dan Tahapan Pembayaran Bipih

20 November 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini