Saturday, September 12, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menperin Ungkap Penyebab RI Deflasi Lima Bulan Beruntun

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
10 October 2024
in Ekbis
Kemenperin Apresiasi Panasonic Ekspor AC Perdana ke Vietnam

Jakarta, Metapos.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita buka suara mengenai deflasi yang terjadi beruntun lima kali sejak Mei hingga September 2024 ini.

Menperin menilai, dari sisi industri deflasi yang terjadi beruntun di Tanah Air dipengaruhi oleh banjirnya barang impor yang masuk ke Indonesia.

BACA JUGA

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

Sehingga, suplai barang impor menjadi banyak dan berpengaruh terhadap industri dalam negeri.

“Berkaitan dengan deflasi tadi, kami sepakat bahwa daya belinya berkurang. Sudah daya belinya berkurang, impor barang-barang murahnya semakin tinggi. (Sehingga) banjir pasar, demand tidak ada. Itu deflasi,” ujar Menperin Agus saat ditemui di kantornya, Kamis, 10 Oktober.

Agus tak menampik, bahwa saat ini daya beli masyarakat memang sedang turun. Dengan demikian, permintaan terhadap barang dan jasa pun kurang.

“Daya belinya, kan, berkurang, which i agree. Jadi, permintaan, kan, kurang, ini dalam kacamata manufaktur,” katanya.

Menurutnya, pada saat permintaan terhadap barang dan jasa menurun, namun suplai tetap berjalan. Agus bilang, suplai yang masuk itu merupakan barang-barang impor.

“Demand berkurang, tapi suplainya tidak. Suplai masuk barang-barang impor tadi, ini simple. Dari kacamata manufaktur, itu yang menyebabkan deflasi. Daya belinya berkurang, sementara suplainya berasal dari barang-barang impor tidak berkurang,” tuturnya.

Guna mengatasi hal tersebut, Agus menilai diperlukan kembali revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan Impor dan adanya pemindahan pelabuhan masuk atau entry point barang-barang impor ke wilayah timur Indonesia.

“Apa langkah pemerintah? Saya, sih, inginnya ada revisi Permendag 8. Kedua saya konsisten saja, menginginkan agar entry pointnya segera kami geser ke timur untuk mempersulit (masuknya) barang-barang impor,” ungkap Agus.

“Jadi, banjirnya barang-barang itu paling tidak tertunda. (Barang-barang impor) akan masuk ke Jawa, tapi paling tidak tertunda dan akan menaikkan harga atau cost itu. Paling tidak,” imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, terjadi deflasi pada September 2024 sebesar 0,12 persen secara bulanan atau month to month (mom). Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Agustus 2024, yakni 0,03 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, deflasi pada September 2024 lebih dalam jika dibandingkan dengan Agustus 2024.

“Terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 106,06 pada Agustus 2024 menjadi 105,93 pada September 2024,” ucapnya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa, 1 Oktober.

Tags: Agus GumiwangDeflasiMenperinMetapos.id
Previous Post

Peluang Percepatan Transisi Energi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hingga 8 Persen

Next Post

Bahlil Kembali Janjikan Kenaikan Tukin Pegawai Kementerian ESDM

Related Posts

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Ekbis

Bagus Wahyu Trianto Dorong SMKN 71 Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

9 September 2026
Next Post
Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Bahlil Kembali Janjikan Kenaikan Tukin Pegawai Kementerian ESDM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini