Saturday, October 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menperin Ungkap Penyebab RI Deflasi Lima Bulan Beruntun

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
10 October 2024
in Ekbis
Kemenperin Apresiasi Panasonic Ekspor AC Perdana ke Vietnam

Jakarta, Metapos.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita buka suara mengenai deflasi yang terjadi beruntun lima kali sejak Mei hingga September 2024 ini.

Menperin menilai, dari sisi industri deflasi yang terjadi beruntun di Tanah Air dipengaruhi oleh banjirnya barang impor yang masuk ke Indonesia.

BACA JUGA

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

Sehingga, suplai barang impor menjadi banyak dan berpengaruh terhadap industri dalam negeri.

“Berkaitan dengan deflasi tadi, kami sepakat bahwa daya belinya berkurang. Sudah daya belinya berkurang, impor barang-barang murahnya semakin tinggi. (Sehingga) banjir pasar, demand tidak ada. Itu deflasi,” ujar Menperin Agus saat ditemui di kantornya, Kamis, 10 Oktober.

Agus tak menampik, bahwa saat ini daya beli masyarakat memang sedang turun. Dengan demikian, permintaan terhadap barang dan jasa pun kurang.

“Daya belinya, kan, berkurang, which i agree. Jadi, permintaan, kan, kurang, ini dalam kacamata manufaktur,” katanya.

Menurutnya, pada saat permintaan terhadap barang dan jasa menurun, namun suplai tetap berjalan. Agus bilang, suplai yang masuk itu merupakan barang-barang impor.

“Demand berkurang, tapi suplainya tidak. Suplai masuk barang-barang impor tadi, ini simple. Dari kacamata manufaktur, itu yang menyebabkan deflasi. Daya belinya berkurang, sementara suplainya berasal dari barang-barang impor tidak berkurang,” tuturnya.

Guna mengatasi hal tersebut, Agus menilai diperlukan kembali revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan Impor dan adanya pemindahan pelabuhan masuk atau entry point barang-barang impor ke wilayah timur Indonesia.

“Apa langkah pemerintah? Saya, sih, inginnya ada revisi Permendag 8. Kedua saya konsisten saja, menginginkan agar entry pointnya segera kami geser ke timur untuk mempersulit (masuknya) barang-barang impor,” ungkap Agus.

“Jadi, banjirnya barang-barang itu paling tidak tertunda. (Barang-barang impor) akan masuk ke Jawa, tapi paling tidak tertunda dan akan menaikkan harga atau cost itu. Paling tidak,” imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, terjadi deflasi pada September 2024 sebesar 0,12 persen secara bulanan atau month to month (mom). Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Agustus 2024, yakni 0,03 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, deflasi pada September 2024 lebih dalam jika dibandingkan dengan Agustus 2024.

“Terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 106,06 pada Agustus 2024 menjadi 105,93 pada September 2024,” ucapnya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa, 1 Oktober.

Tags: Agus GumiwangDeflasiMenperinMetapos.id
Previous Post

Peluang Percepatan Transisi Energi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hingga 8 Persen

Next Post

Bahlil Kembali Janjikan Kenaikan Tukin Pegawai Kementerian ESDM

Related Posts

PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.
Ekbis

Halal Indo 2026 Tarik 28.707 Pengunjung

1 October 2026
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.
Ekbis

Superbank Dukung Ekspansi GrabCar Electric

1 October 2026
Prudential Syariah meraih tiga penghargaan dalam Prominent Awards 2026 untuk perlindungan kesehatan, transformasi asuransi, dan literasi syariah.
Ekbis

Prudential Syariah Borong Tiga Penghargaan

30 September 2026
Kementerian ESDM menegaskan harga Pertalite tidak naik hingga akhir 2026 dan membantah informasi kenaikan yang beredar di media sosial.
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Pertalite Tak Naik 2026

25 September 2026
Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta
Ekbis

Industri Furnitur Terhubung dalam Satu Platform di Jakarta

24 September 2026
Next Post
Aspebindo: Bahlil Wajib Maksimalkan Investasi dan Teknologi Hulu Migas

Bahlil Kembali Janjikan Kenaikan Tukin Pegawai Kementerian ESDM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini